Lapsus
Senin 18 November 2019 08:59
ACT dan Forum Persaudaraan Umat Islam Banten sikapi aksi zionis Israel terhadap Palestina. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Perang terbuka antara serdadu zionis Israel dan militan Palestina untuk sementara reda dengan disepakatinya gencatan senjata antara kedua kubu pada, Kamis (14/11) malam, atas mediasi dari pemerintah Mesir dan PBB. Kendati demikian, serangan roket bertubi-tubi ke permukiman warga Palestina menyisakan duka.

Pertempuran yang tak imbang itu telah menyebabkan wafatnya pemimpin Jihad Islam dan sedikitnya 34 warga sipil tak berdosa. Sementara 82 jiwa tercatat mengalami luka berat dan ringan di sejumlah wilayah perang di Gaza.

Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan ratusan bangunan di sepanjang jalur Gaza akibat tembakan roket selama dua hari berturut-turut yang digencarkan zionis Israel di perbatasan Gaza.

Merespons kondisi atas peristiwa tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten berkomitmen untuk terus bersama Palestina dengan memasifkan bantuan sebagai aksi sosial di dunia Internasional.

ACT Banten bersama Umat Islam Banten yang terhimpun dalam Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB), menyatakan sikap bersama yaitu mengutuk aksi militer Israel yang melakukan invansi atas tanah Palestina.

Head of Marketing ACT Banten, Dimas Maulana Putra menyatakan, ACT Banten akan terus bersama Palestina, di tengah musim dingin yang sebentar lagi melanda Palestina.

“Kita tidak akan pernah tinggal diam membiarkan saudara-saudara kita dirundung ketakutan. Kita akan mengajak umat Islam di Banten untuk bersatu memasifkan bantuan medis, pangan dan bantuan lainnya. Kita akan tunjukkan bahwa masyarakat Banten adalah masyarakat dermawan yang peduli dengan umat,” ujar dia dalam konferensi pers “Palestina Under Attack” di kantor ACT Banten, baru-baru ini dikantor ACT Banten, Kota Serang.

BACA JUGA: Ketua MUI Tangerang: Cadar Cingkrang Enggak Masalah

Hal senada disampaikan Ustadz Enting Abdul Karim Ketua FPUIB, menyatakan, pihaknya mengecam keras aksi brutal zionis Israel di jalur Gaza Palestin itu.

“Kami sebagai muslim dan atas nama kemanusiaan mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Terlebih menjelang musim dingin yang mencekam. Kami mendukung penuh aksi solidaritas muslim Indonesia seperti yang dilakukan ACT untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan,” kata dia.

Pihaknya pun menyerukan dan mengajak seluruh elemen umat muslim untuk mendoakan dan memberikan support, doa serta bantuan-bantuan terbaik untuk saudara muslim di Palestina.

Ia menambahkan, bantuan medis telah dikirimkan sejak aksi Great Return March 2018. ACT membuka posko kesehatan di perbatasan, termasuk memberikan layanan kesehatan mobile kepada warga Gaza ke beberapa klinik kecil, sekolah-sekolah, atau pusat-pusat komunitas warga di Gaza.

Sejak September lalu, ACT telah menargetkan kesediaan 1.000 kantong darah untuk menyuplai kebutuhan pasien-pasien di Gaza. Hingga Desember nanti, 1.000 kantong darah ditargetkan mampu memenuhi jumlah kebutuhan darah di Gaza.

Selain itu, ACT juga menggiatkan program bantuan pangan sebanyak 10.000 ton beras untuk warga Gaza. Dimana 2000 ton beras sudah dikapalkan ke Gaza melalui jalur laut dan langsung didistribusikan kepada warga.

“Dan rencananya ACT Banten bersama organisasi kemasyarakatan yang terhimpun dalam FPUIB akan menggeral aksi solidaritas dan penggalangan dana untuk Plestina,” pungkasnya. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek