Ekonomi
Jumat 09 OKtober 2020 10:51
Seorang Polwan membagikan air mineral kepada massa buruh yang sedang melakukan aksi menolak UU Cipta Kerja di Tangerang, Kamis (08/10). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengalami luka saat terjadi bentrokan antara aparat keamanan dan massa unjuk rasa di Jalan Daan Mogot, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang Kamis (08/10). Peristiwa tersebut terjadi saat demonstran hendak bertolak ke Jakarta untuk menyuarakan aspirasinya menolak Omnibus Law. 

Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan para buruh bersama sejumlah elemen masyarakat di Tangerang ini, kericuhan memang sempat terjadi, sekira pukul 11.30 WIB. Sebagian demonstran diketahui melempari aparat kepolisian dengan benda keras.  

Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, menjelaskan kondisi Sugeng pada hari ini sudah membaik setelah dilakukan perawatan. "Alhamdulillah beliau kondisinya sudah membaik," ujar dia dihubungi wartawan, Jumat (09/10). 

Abdul mengatakan, Sugeng memang ikut terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap para pendemo. Dalam aksi tersebut, kericuhan rupanya tak terelakkan lantaran para pendemo terus merisak maju untuk menuju ke Jakarta.

Menurut Abdul, dalam insiden tersebut, Sugeng mengalami luka pada bagian hidung. Diduga karena terkena benda yang dilempar massa aksi. "Kena bagian hidung," terangnya.

Diketahui ribuan massa dari buruh di Kota/Kabupaten Tangerang melakukan aksi unjukrasa, membuat jalanan macet, seperti di Jalan Gatot Subroto Kawasan Telesonik hingga memasuki Tol Bitung.

BACA JUGA: Pasal-Pasal Kontroversial Ketenagakerjaan Undang-Undang Cipta Kerja

Pantauan dilokasi, massa buruh sebelumnya akan bergerak ke Istana di Jakarta. Namun, massa di cegat aparat kepolisian di Daan Mogot Kota Tangerang, dan di Gatot Subroto-Bitung juga di hadang brigade Brimob.

Wakapolres Tangsel Kompol Luckito yang mencoba menyekat massa buruh di Kawasan Telesonik Tangerang bersama puluhan anggota Brimob di bantu anggota TNI mengatakan aksi hari ini berjalan kondusif.

“Alhamdulilah semua berjalan kondusif, ini yang kita harapkan. Teman-teman buruh atau mahasiswa silakan melakukan aksi tapi jangan anarkis,” kata Kompol Luckito dilokasi.

Ia juga sempat melakukan negosiasi dengan perwakilan buruh dari FSPMI agar massa membubarkan diri karena membuat para pengguna jalan terkena imbasnya alias macet total.

“Tolong kawan-kawan pulang lewat jalur Telesonik, kita akan kawal,” kata dia diatas mobil komando. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek