Teknologi
Sabtu 24 Februari 2018 21:06
Seorang pelajar tengah swa-foto alias selfie bersama polwan. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Menurut sebuah penelitian baru melaporkan bahwa satu dari dua remaja merasa "kecanduan" pada gadget mereka. Dilansir dari Fox News, data menunjukkan beberapa efek kesehatan yang merugikan, salah satunya cybersickness.

Penelitian yang dipublikasikan di Clinical Psychological Science menemukan bahwa remaja yang menghabiskan lima atau lebih jam per hari pada perangkat ponsel mereka, adalah 71 persen lebih mungkin memiliki satu faktor risiko untuk bunuh diri, seperti depresi atau keinginan bunuh diri.

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Child Development membandingkan remaja dari tahun 70-an, 80-an dan 90-an, menemukan remaja masa kini membutuhkan waktu lebih lama untuk terlibat dalam kesenangan dan tanggung jawab pada saat mereka dewasa.

Misalnya, dari tahun 2010-2016, hanya 32 persen siswa kelas 8 yang bekerja, turun dari 63 persen dari mereka yang disurvei pada awal 1990-an.

Dengan beberapa penelitian memperkirakan bahwa 78 persen remaja memeriksa telepon mereka setidaknya setiap jam, mungkin sulit untuk menguraikan apakah anak Anda benar-benar kecanduan ponsel mereka Tapi, kata Haffez, saat ponsel mulai mengganggu sekolah atau suasana hati dan temperamen mereka, Anda tahu mereka punya masalah.

Tapi orang dewasa mungkin sama kecanduannya juga pada ponsel mereka. Menurut sebuah survei global oleh perusahaan keamanan online AVG Technologies, 54 persen anak-anak mengira orang tua mereka memeriksa perangkat ponsel mereka terlalu sering. (GUNG)

Sumber: JPNN

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

bantenexpres.com 2018     develop by mitratek