Ekonomi
Minggu 26 Mei 2019 23:53
Banjir bandang pada Rabu (23/05) kemarin menerjang beberapa kecamatan di Lebak Banten. (FOTO: Istimewa)
\"Share

LEBAK - Banjir bandang yang menimpa empat Kecamatan di Kabupaten Lebak pada Rabu (23/05) kemarin diduga kuat terjadi karena maraknya illegal logging yang terjadi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Penggundulan hutan akhirnya menyebabkan berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap air hujan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, menuturkan, bahwa desa yang terdampak banjir bandang adalah yang letaknya dekat dengan hulu sungai Citopo yang ada di Hutan Halimun.

"Hulu sungai Citopo yang meluapkan sungai Sungai Cibeurih, Cilaki dan anak Sungai Ciberang itu ada di kawasan hutan. Penebangan ini yang mungkin menyebabkan adanya banjir Bandang," ucap Kaprawi, Minggu, (26/05).

Saat ini pihaknya mengaku sudah bersurat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) agar mengecek kondisi hutan Halimun yang merupakan daerah resapan dan konservasi supaya kejadian bencana banjir bansang ini tidak lagi terulang.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten mengaku bekum mendapat laporan penggundulan hutan yang ada di Gunung Halimun. Namun jika pun ada penebangan hutan, dirinya meyakinkan bahwa itu merupakan illegal logging.

"Banjir bandang itu bisa saja dari ilegal logging yang terjadi di hutan, perambah liar itu kan sembunyi-sembunyi mereka kerjanya," ucap Kepala DLHK Banten, Husni Hasan seperti dikutip laman Republika.

Seperti diketahui, banjir bandang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Lebak, Rabu (23/05) lalu, peristiwa terjadi setelah guyuran hujan deras yang mengakibatkan daerah aliran sungai (DAS) Cilaki, Cibeurih dan Ciberang meluap.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat ada sekira 59 rumah diterjang banjir bandang ini. Rinciannya 20 unit rumah rusak berat, 4 rusak ringan, dan 35 masih terendam banjir. Selain itu juga tiga jembatan antar kampung mengalami rusak berat hingga terputus (RHMT)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek