Hukum_Kriminal
Rabu 22 Januari 2020 11:03
Tiga pimpinan DPRD Kota Tangerang menerima aduan/alporan warga Cipondoh, Selasa (21/01). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG – Dampak banjir yang kerap melanda berbagai wilayah di tanar air belakangan ini tak terkecuali dengan Kota Tangerang yang sering menjadi langganan banjir, juga terjadi disebabkan akibat buruknya pembangunan-pembangunan dilingkungan sekitar.

Pembangunan besar-besaran dewasa ini kerap tidak mengindahkan dampak lingkungan, yang terpenting membangun dan para pengusaha mendapatkan keuntungan sehingga terjadilah banjir. Terlebih kepala daerah hingga kebawah [lurah] memberikan izin suatu pembangunan.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, akibat pembangunan Kavling DPR di Blok A, warga dari RT02/01 mengeluhkan wilayahnya kerap dilanda banjir setelah adanya pembangunan ratusan Ruko dan Rukan.

“Sebelum adanya bangunan-bangunan di Kavling DPR itu tidak pernah kampung gue kabanjiran,” ucap Adin (38) warga Kelurahan Kenangan, kepada BantenExpres seusai bertemu dengan pimpian DPRD Kota Tangerang, Selasa (21/01).

Ia bersama warga di lingkungan RT01/02 pun akhirnya mengadukan dampak banjir yang ditimbulkan bangunan-bangunan di Kavling DPR tersebut, khususnya di Blok A, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Aduan tersebut langsung diterima Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, didampingi Wakilnya Turidi Susanto dan Kosasih, juga dihadiri para jurnalis dari Forum Wartawan Tangerang (FORWAT).

BACA JUGA: Dinas Perkim Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Awasi Bangunan

Adin menyerahkan setumpuk berkas laporan dengan melampirkan sebanyak 23 foto kopy KTP warga serta beberapa dokumen pendukung lainnya kepada para pimpinan wakil rakyat ini.

“Gue bersama warga membuat laporan keberatan atas pembangunan di Kavling DPR, khususnya di Kelurahan Kenanga ini. Bukan cuma banjir jalan jalan juga rusak, karena dilintasi alat berat dan kendaraan besar. Kita minta Pemkot Tangerang bertindak tegas,” kata Adin.

Sementara Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo seusai menerima aduan/laporan, berjanji akan secepatnya menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di lingkup Pemkot Tangerang.

“Kita berharap agar dinas terkait Pemerintah Kota dalam hal ini Sapol PP dapat memberikan langkah yang tegas,” ucap Bowo.

Politikus PDI Perjuangan ini juga meminta dinas terkait segera memanggil para pelaku usaha [pengusaha]. “Kita tidak menghambat investasi, segera mereka urus ijin penyesuaian. Dan harap perhatikan dampak lingkunganya, seperti saluran air sehingga tidak menimbulkan dampak banjir,” kata Bowo.

Sebagai informasi, sebelumnya anggota DPRD Kota Tangerang pada pekan kemarin melakukan sidak alias inspeksi mendadak dikawasan Kavling DPR Blok A, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh.

Pasalnya kawasan yang dihuni bangunan untuk ruko dan rukan ini disinyalir kuat masih banyak yang tidak memiliki IMB dengan benar dan juga pembangunanya menyalahi aturan, seperti garis sepadan jalan/sungai, dilabraknya.

Sidak sendiri langsung dihadiri dinas-dinas terkait dari Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Perkim, Satpol PP dan berhasil menyegel bangunan yang diduga tidak sesuai dengan peruntukan. (ZIE/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek