Lapsus
Jumat 23 Oktober 2020 07:36
Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto dalam kesempatan mengenakan masker kepada warga saat razia prokes. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan perpanjangan Tahap II (kedua) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.241 - Huk/2020, tangga 21 Oktober 2020.

Perpanjangan tahap II ini dimaksudkan dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Banten.

Tidak berbeda dengan perpanjangan PSBB Provinsi Banten sebelumnya, perpanjang pada tahap II ini juga berlaku selama satu bulan. Mulai ditetapkan pada tanggal 21 Oktober 2020 hingga 19 November 2020.

Dalam keputusan itu, Gubernur Banten juga memberikan opsi perpanjangan PSBB  dapat dilakukan kembali jika masih terdapat bukti penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Melalui keputusan itu pula, Gubernur Banten menginstruksikan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten wajib melaksanakan penetapan perpanjangan PSBB sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

BACA JUGA: WH: Orang Banten Pancasilais

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten ikut membantu mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Pemprov Banten. Salah satu kebijakan Pemprov Banten yang saat ini perlu mendapat bantuan seluruh stake holder adalah kebijakan terkait penanganan Covid-19.

"Jadi kami minta FKUB ikut mensosialisasikan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sampai dengan Pergub (peraturan gubernur) tentang penegakan disiplinnya," kata Wagub usai sebagai Ketua Dewan Penasehat FKUB Banten menghadiri rapat kerja FKUB Banten di Hotel Le Semar Kota Serang, Kamis (22/10).

BACA JUGA: Zona Merah, Pemkab Serang Razia Prokes Serentak di 29 Kecamatan

Menurut Wagub, FKUB harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa semua kebijakan pemerintah termasuk Pemprov Banten terkait Covid 19 sejauh ini relatif berhasil.

"Berkat kekompakan dan kedisiplinan semuanya, Alhamdulillah zona merah hanya tinggal tersisa di Tangsel (Tangerang Selatan)," ujarnya.

Adapun protokol kesehatan yang dianjurkan untuk selalu dilakukan masyarakat saat ini dalam menghadapi pandemi Covid 19 adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Dan sebagai informasi, saat ini kasus konfirmasi (KK) COVID-19 di tanah jawara Banten total sebanyak 8345 (KK). Dengan rincian 1472 masih dirawat, 6605 sembuh dan 268 meninggal dunia seperti dilansir website resmi infocorona.bantenprov.go.id. (MUH/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek