Hukum_Kriminal
Selasa 28 Mei 2019 23:07
Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir seusai gelar apel pasukan gabungan Operasi Ketupat 2019, di Serang. (FOTO: Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Menjelang Lebaran 2019, kepolisian menggelar Operasi Ketupat di seluruh jajaran polda se-Indonesia. Sebanyak 11 daerah asal dan tujuan pemudik akan diprioritaskan dalam Operasi Ketupat pada tahun ini.

"Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019 di Silang Monas, Jakarta, Selasa (28/05) petang.

Polda-polda yang menjadi prioritas yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatera Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali dan Polda Papua.

Kapolri menuturkan operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan yang terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI dan 18.906 personel kementerian dan dinas terkait.

Selama Operasi Ketupat yang digelar selama 13 hari sejak Rabu (29/05) dini hari sampai Senin (10/06) mendatang, akan dibuka 2.448 pos pengamanan, 764 pos pelayanan, 174 pos terpadu dan 12 lokasi "check point" sepeda motor.

Pos-pos tersebut dibuka di pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Sementara objek pengamanan dalam Operasi Ketupat 2019, antara lain 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid dan 3.530 objek wisata.

Terpisah, Kepolisian Daerah (Polda) Banten memprediksi puncak arus mudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran atau tepatnya 30 Mei hingga 1 Juni 2019.

“Kami memprediksi puncak arus mudik Lebaran pada tanggal 30 sampai tanggal 1,” kata Kapolda Banten. Menurutnya, dalam puncak arus mudik lebaran ini antrean kendaraan baik dari dalam tol hingga Pelabuhan Penyeberangan Merak akan terjadi.

Untuk meminimalisir terjadinya atrean kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak tersebut, sejumlah pelabuhan lain sudah disiapkan, khususnya untuk mengangkut truk-truk ekspedisi, sambung Kapolda.

“Upaya pengalihan truk ke Pelabuhan Bojonegara. Disana ada 4 kapal yang bisa beroperasi dan minimal 1.000 kendraan roda enam bisa terangkut,” jelas Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir kepada wartawan seusai gelar pasukan gabungan dalam Operasi Ketupat Kalimaya 2019 di Halaman Mapolda Banten, Selasa (28/05) sore. (GUNG/MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek