Ekonomi
Senin 29 Maret 2021 09:06
Keraton Surosowan di kawasan Banten Lama salah satu icon objek destinasi wisata religi. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

SERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakann Pemprov Banten menargetkan dapat masuk sebagai peringkat 10 besar daerah di Indonesia yang memiliki destinasi pariwisata ramah muslim.

Menurutnya Provinsi Banten memiliki potensi pariwisata yang luar biasa banyak dan variatif, dan banyak diminati wisatawan.

"Saya berharap target Banten sebagai peringkat 10 besar daerah dengan destinasi pariwisata ramah muslim dapat terealisasi," kata Andika pada acara Forum Dialog "Banten Menuju Destinasi Wisata Halal Dunia" akhir pekan kemarin.

Andika mengungkap, di Provinsi Banten tercatat ada setidaknya 344 jenis potensi wisata alam seperti pantai, laut, gua, air terjun, dan gunung. Berikutnya, 591 jenis potensi wisata religi, sejarah budaya dan wisata ziarah. Serta, 231 jenis potensi wisata buatan/wisata minat khusus.

"Ditambah lagi dengan potensi ekonomi kreatif masyarakat Banten yang semakin mengeliat dan menjadi salah satu sektor unggulan di masa yang akan datang," ujar Wagub dalam keterangan tertulisnya, Senin  (29/03).

Untuk mencapai target tersebut, kata Wagub, seluruh pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan empat (4) aspek penting yang menjadi parameter dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) yang secara resmi diluncurkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2019.

Empat aspek tersebut adalah pertama, Access yang meliputi kemudahan akses udara, darat dan air baik secara regional maupun global. Kedua, communication yang dimaksudkan agar informasi mengenai pariwisata ramah Muslim dapat dengan baik tersampaikan kepada wisatawan serta di sisi lain.

"Juga diperlukan edukasi stakeholder yang dapat dilakukan melalui pelatihan, workshop, atau forum diskusi untuk pengembangan wisata halal di destinasi tersebut," ujar Andika.

Ketiga, lanjut Andika, environment yang berfokus pada kedatangan wisatawan mancanegara dan domestik Muslim. Apabila wisatawan Muslim cenderung banyak, kata Andika, maka wisatawan Muslim lain akan cenderung lebih nyaman berada di destinasi.

Keempat, kata Andika, adalah ketersediaan fasilitas berupa restoran halal, masjid, bandara, hotel dan atraksi. Menurutnya, pelayanan ini penting bagi para wisatawan Muslim untuk dapat tetap berwisata secara bebas dan tetap dapat memenuhi kebutuhan religiusnya selama berwisata.

"Aspek sertifikasi juga menjadi isu global terkait pariwisata ramah muslim, sertifikasi ini menjadi sebuah jaminan dan sumber kepercayaan bagi wisatawan muslim," demikian Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek