Hukum_Kriminal
Jumat 12 Juli 2019 23:04
Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten. (Dok-BantenExpres)
\"Share

SERANG - Penyelundupan 150 Kilogram ganja yang diduga berasal dari Aceh berhasil digagalkan oleh Bandan Narkotika Nasional (BNN) Banten di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/7) dini hari. Ganja tersebut disembunyikan di mobil dengan kamuflase modifikasi bagasi mobil.

"Penangkapan kemarin, modusnya kamuflase dengan dimodifikasi bagian bagasinya, jadi bagasi ditutupin plat besi," kata Brigjen Tantan Sulistyana Kepala BNN Banten, di Serang, Jumat (12/07).

Adapun penangkapan dua tersangka penyelundup ganja yang berinisial F (29) dan IWN (44), bermula dari laporan akan adanya pengiriman narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Tangerang. Kendaraan pengangkutnya yaitu mobil Toyota Camry berwarna silver. Sedangkan ganjanya tersebut disimpan di dalam bagasi termodifokasi plat besi yang dilas.

Kemudian Tim BNN Provinsi Banten berkoordinasi dengan BNN RI yang kemudian pada hari Rabu (10/7) tim gabungan tersebut melakukan pengawasan di daerah Pelabuhan Tanjung Priok. Akhirnya pada Kamis (11/07), tim gabungan menemukan mobil Toyota Camry yang dimaksud dengan bantuan anjing pelacak di KMP Sakura Expres saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah penemuan mobil terduga pengangkut ganja, kemudin tim membawa mobil dan kedua tersangka ke bengkel las di Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Ternyata saat dibuka plat besi bagasi mobil tersebut ditemukan 150 paket dengan berat bruto 150 kilogram.

"Jadi sebelumnya sudah ada penangkapan untuk 5 kilogram ganja di Pelabuhan Merak, jadi mereka mungkin tahu di Merak-Bakauheni sudah enggak aman. Mereka lalu berputar ke Bangka lalu ke Tanjung Priok," jelas Tantan seperti dikutip laman Republika online.

Para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 111 ayat 2 Junto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomer 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek