Nasional
Kamis 20 Desember 2018 07:36
Gempa dan terjangan tsunami beberapa waktu lalu meluluh lantakan wilayah ini. (FOTO: Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mengimbau masyarakat agar memiliki kewaspadaan terhadap bencana pada 2019 mendatang. Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan, pemerintah juga telah memprioritaskan penanganan bencana sebagai prioritas nasional.

"Pemerintah sudah memasukan upaya pengurangan resiko bencana dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2015-2019," kata Willem kepada awak media, saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (19/12).

BNPB memprediksi, akan terjadi lebih dari 2.500 bencana pada tahun 2019. Perkiraan tersebut didapat dari hasil statistik dan pertimbangan faktor lainnya. "Diprediksi kejadian bencana untuk tahun 2019 akan lebih dari 2.500 kejadian bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Willem.

Dari jumlah itu, ia menyebutkan, 95 persen diperkirakan merupakan bencana hidrometereologi, yaitu banjir, longsor, dan puting beliung yang masih akan mendominasi.

Terkait banjir, menurut data BNPB, terdapat 489 kabupaten/kota yang berlokasi di daerah rawan banjir dengan status sedang hingga tinggi. Bahaya tersebut disebutkan mengintai 63,7 juta jiwa rakyat Indonesia.

Sementara itu, sebanyak 441 kabupaten/kota masuk dalam daerah rawan longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, BNPB memprediksi tidak ada fenomena El Nino dan La Nina pada 2019.

“Kami prediksi musim akan normal. Tidak ada El Nino dan La Nina yang menguat intensitasnya, artinya dalam kondisi normal. Itu prediksi kami untuk tahun depan," ujar Willem.

Mengenai gempa, pihaknya (BNPB) memperkirakan masih akan terjadi. Namun, ia menegaskan, gempa tersebut tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi dan belum ada alat yang mampu mendeteksinya. Juga bencana tsunami dan erupsi tidak dapat diprediksi.

Diketahui sepanjang tahun 2018 beragam bencana terjadi di sepenjuru tanah air. Beragam bencana yang terjadi, mulai dari kebakaran hutan di Sumatera, banjir di Jawa, gempa di Lombok, Tsunami di Sulawesi, gunung meletus di Bali, Kekeringan di Nusa Tenggara dan sebagainya. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek