Lapsus
Rabu 16 September 2020 09:04
Pemkab Tangerang evaluasi PSBB di wilayah Provinsi Banten, Selasa (15/09). (FOTO: Humas)
\"Share

TANGERANG - Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Klaster rumah tangga dan industri, Pemkab Tangerang melakukan Swab Test secara masif pada 23.033 orang di wilayah 1000 macam industri ini.

"Sampai dengan hari ini kami telah melakukan Swab Test secara masif 23.033 orang. Swab test ini untuk tracing penyebaran Covid-19 klaster rumah tangga ," jelas Bupati Tangerang Zaki Iskandar, Selasa (15/09).

Masih penjelasan Bupati Tangerang pada rapat Evaluasi PSBB di wilayah Provinsi Banten yang di pimpin langsung Gubernur Banten, di Ruang Wareng Setda ini melanjutkan dari Swab Test ini banyak yang ditemukan orang terkonfirmasi dan rata-rata berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala).

Bupati Tangerang juga mengatakan, Pada Tanggal 17 September ini akan membuka Hotel Yasmin Curug menjadi Rumah Singgah untuk Pasien Covid-19 yang berstatus OTG

"Kita juga terus melakukan Gebrak Masker dan Sosialisasi 3 M (menggunakan Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan)" tambah dia.

Menurut Bupati Zaki, saat ini Kluster keluarga positif Covid-19 sedang berkembang di Kabupaten Tangerang, atas pertimbangan tersebut pihaknya memindahkan rumah singgah ke Hotel Yasmin, begitu juga soal ketersediaan kamar, Anabatic hanya bisa 150 max, di Hotem Yasmin bisa 240 kamar.

BACA JUGA: Kota Tangerang Masih Puncaki Corona Se-Banten

"Target kami rumah singgah untuk pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif Covid-19 mudah mudahan tanggal 17 september 2020 bisa beroperasi," ujar Bupati.

Sementara itu, Pemkot kembali menggulirkan Pembatasan Sosial Berskala Lingkungan (PSBL) RW sebagai langkah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, menyampaikan perlunya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat demi menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

"Khususnya di wilayah Kelurahan Gebang Raya, karena saat ini menjadi lokasi dengan angka kasus tertinggi," kata dia saat menggelar Rapat Koordinasi bersama dengan seluruh ketua RT dan RW di wilayah Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk secara virtual, Selasa (15/09).

"Statusnya zona merah yang didominasi klaster keluarga, angkanya cukup banyak dan peningkatannya signifikan," terang Wakil dalam rapat virtual yang juga diikuti sejumlah kepala OPD Pemkot Tangerang.

"Untuk itu peran dari para ketua RT dan RW sangat diperlukan," tegas Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin. (EDY/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek