Lapsus
Sabtu 19 September 2020 08:04
Ilustrasi - Warga akan kena denda bila tidak menerapkan protokol kesehatan. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menetapkan pemberlakuan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

Ketentuan dalam penegakan dan pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Tangerang no. 70 dan 78 tahun 2020.

Perwal tersebut tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.

Dalam Perwal yang telah dibuat tersebut dijelaskan mengenai sanksi yang diberikan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Masyarakat yang tidak memakai masker, tempat kerja, pusat perbelanjaan, rumah makan maupun perhotelan jika melanggar akan ditindak," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dalam keterangan tertulisnya di Tangerang, Jumat (18/09).

BACA JUGA: COVID-19 Banyak Ditemukan Pada Klaster Keluarga Di Kota/Kabupaten Tangerang

"Sanksinya berupa kerja sosial, penutupan sementara atau membayar denda," lanjut Wali Kota.

Namun, yang di utamakan untuk pelanggaran bagi masyarakat adalah sanksi bekerja sosial bagi masyarakat, imbuh dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, menegaskan, bahwa pihaknya [DPRD] memang tidak dilibatkan dalam penanganan Covid-19.

"Betul, kita tidak dilibatkan dalam hal ini, seperti penerapan PSBB. Karena itu sudah ada aturanya di Kemendagri," jelas Gatot saat ditemui awak media ini di kantornya beberapa waktu lalu.

Ia pun hingga kini tidak mengetahui sudah berapa anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang dalam penanganan Corona hingga PSBB berlangsung Seri ke 10 ini.

"Karena kita yang mendapat laporanya oleh eksekutif. Jadi selama PSBB masih berlangsung ya kita tunggu saja nanti," kilah Gatot.

Sebagai informasi, Kota Tangerang masih menempati posisi puncak kasus COVID-19 se-Banten. Dilansir infocorona.bantenprov.go.id per tanggal 18 September 2020 hingga pukul 18:00 WIB, Kota Tangerang dengan jumlah kasus sebanyak 1194, 259 dirawat, 878 sembuh dan 57 meninggal. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek