Hukum_Kriminal
Selasa 26 Januari 2021 22:31
Polres Serang Kota menangkap pelaku penganiaya seorang nenek warga Desa Tanjungsari, Selasa (26/01). (FOTO: IST)
\"Share

SERANG - Entah setan apa yang merasuki pria berinisial R (35) warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang ini yang dengan tega menganiaya neneknya sendiri hingga menyebabkan sang nenek (89) tewas.

Akibat ulahnya ini R pun diringkus Satreskrim Polres Serang Kota Polda Banten di kediamanya, atas tindakan pidana penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia, Senin (25/01).

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradhinata, menjelaskan dari hasil penyelidikan pihaknya berhasil mengamankan pelaku (R), berikut barang bukti berupa 1 (satu) potong baju kaos lengan panjang warna hitam polos dan 1 (satu) potong celana pendek warna biru tua milik pelaku dan satu unit sepeda motor.

Indra berkata, awalnya seorang warga (pelapor) berinisial MD menemukan korban berinisial A (89) dalam keadaan terbaring ditanah dengan keadaan keluar darah dari mulut dan kepala bagian kananya terdapat luka memar.

"Korban (A) menghembuskan napas terakhirnya pada saat MD hendak mengangkat korban," ujar Indra kepada awak media di Serang, Selasa (26/01).

Menurut keterangan saksi, lanjut Indra, pada Rabu 16 Desember 2020 saat memandikan jenazah korban, terdapat gigi yang rontok, muka lebam pada bagian kepala dan pelipis telinga sebelah kiri.

Kemudian adanya luka memar pada bahu sebelah kiri, sehingga di duga korban mengalami penganiayaan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia, sambungnya.

Sementara keterangan tersangka R, ia kesal karena ditegur saat mengambil buah nangka di pohon milik neneknya (korban-red). R merupakan cucu korban A.

"Saat korban marah-marah kepada pelaku mengakibatkan pelaku kesal sehingga mendorong korban dari belakang dengan sekuat tenaga, yang menyebabkan korban terjatuh ke depan dan membentur pohon sehingga mengakibatkan korban menghembuskan nafas terakhir," jelas Indra.

"Atas perbuatannya tersangka di jerat pasal 351, ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana  penjara paling lama tujuh tahun. Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Serang Kota guna proses penyidikan lebih lanjut," Indra mengakhiri. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek