Ekonomi
Senin 26 Februari 2024 14:43
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. (FOTO: dok-Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjabarkan sejumlah dampak program makan siang gratis yang diusung pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, khususnya terhadap defisit APBN.

Sri Mulyani mengatakan, bahwa saat ini pemerintah masih mengkaji pagu indikatif sebagai ancar-ancar pagu anggaran yang tepat untuk melaksanakan program makan siang gratis akan ditempatkan kepada kementerian/lembaga yang sesuai sebagai pedoman dalam penyusunan rencana kerja (renja) selanjutnya.

"Ini proses masih berjalan tiga bulan ke depan ya, dan bulan depan kita fokusnya lebih kepada pagu indikatif dan program-program prioritas seiring dengan nanti KPU memutuskan siapa pemerintahan nanti yang official," ucapnya kepada wartawan usai rapat bersama Presiden Jokowi, di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (26/02).

Apalagi, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengatakan bahwa program yang diusung oleh Prabowo-Gibran ini harus dikaji secara seksama, termasuk potensi defisit yang dapat terjadi terhadap APBN 2025 nanti.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani kembali menekankan bahwa dalam sebulan ke depan pemerintah akan tetap melakukan pembahasan mengenai pagu indikatif dari masing-masing Kementerian/Lembaga.  

"Nanti kita lihat dari eksisting program dengan apa yang akan masuk baru, dan nanti akan dihitung dalam sebulan ke depan. Semuanya harus sudah masuk di situ enggak ada yang on top. Jadi di dalam defisit sudah termasuk seluruh kebutuhan K/L dan berbagai komitmen," tutur dia menegaskan.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasukkan program makan siang gratis di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Menurut Bahlil, program tersebut dimasukkan di APBN tahun depan karena pemerintahan 2025 akan dipimpin oleh Prabowo-Gibran.

"Harus mengakomodir yang menjadi program prioritas Pak Prabowo-Gibran. Karena ini kan kita bahas APBN 2025, kalau kita bahas APBN 2025 presidennya kan sudah Pak Prabowo dan Mas Gibran. Jadi pasti (masuk APBN 2025)," ujarnya di Istana Negara, Senin (26/02).

Bahlil menambahkan tidak hanya makan siang gratis, tapi hampir semua program yang dijanjikan Prabowo-Gibran langsung dimasukkan di APBN 2025. Tujuannya, agar saat mulai menjabat program bisa langsung dijalankan.

"Tetapi secara umum bahwa program-program prioritas presiden terpilih Pak Prabowo dan Mas Gibran itu sudah akan diakomodir supaya di saat 2025 itu langsung running, langsung jalan," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa program makan siang gratis yang diusung Prabowo-Gibran akan direalisasikan secara bertahap.

Airlangga menyebutkan nantinnya Prabowo-Gibran akan membentuk kementerian baru untuk mengurusi program makan siang dan susu gratis. Menurutnya pembentukan kementerian ini akan dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil Pilpres 2024.

"[Pembentukan kementerian baru] itu masih tunggu keputusan KPU dulu," kata Airlangga yang juga merupakan Ketua Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Dia menyampaikan bahwa program makan siang gratis yang anggaran diperkirakan mencapai Rp400 triliun akan direalisasikan secara bertahap.

Diolah dari berbagai sumber

(GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek