Nasional
Senin 27 September 2021 22:16
Dewan Pers melakukan verifikasi faktual pengurus daerah JMSI Provinsi Aceh, Senin (27/09). (FOTO: Dok-JMSI Aceh)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketua Komisi Penelitian Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Ahmad Djauhar bersama Hassanein Rais anggota Dewan Pers didampingi staf Dewan Pers Deritawati dan Wisnu melakukan verifikasi faktual (Verfak) kepada organsiasi perusahan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Pengurus Daerah Provinsi Aceh, Senin (27/09) di kantor JMSI Aceh, jalan Sultan Alaidin Johansyah no. 26 Kota Banda Aceh.

Tim verifikasi Dewan Pers melakukan verifikasi terhadap kantor, keberadaan pengurus dan adminstrasi Pengurus Daerah JMSI Aceh yang diterima langsung oleh Pengurus Daerah JMSI Aceh dibawah kepemimpinan Hendro Saky selaku Ketua JMSI Aceh dan Akhirudin sebagai Sekretaris serta sejumlah pengurus JMSI Aceh lainnya.

Turut hadir dalam verfak Sekretaris Jenderal JMSI Pusat, Mahmud Marhaba.

Dalam keterangannya, Mahmud Marhaba mengatakan jika verfak untuk JMSI Aceh merupakan yang ke 10 daerah yang dilakukan verifikasi oleh Dewan Pers.

Ke 10 Pengda JMSI yang telah dilakukan verfak diantaranya, Pengda Kepulauan Riau, NTB, Sumut, Sumbar, Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Aceh sendiri.

Meski oleh Dewan Pers hanya mensyaratkan 10 daerah sebagai keterwakilan dari 23 daerah yang lolos verfak JMSI, namun Pengurus Pusat mengikutkan 12 Pengda sebagai antisipasi jika terjadi hal yang luar biasa dalam perjalanan verfak JMSI tersebut.

"Kami mengusulkan 12 Pengda untuk diikutkan dalam verfak JMSI dari 10 yang dipersyaratkan. Ini tidak lain untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu yang sifatnya darurat," jelas Marhaba.

Dia berkata, dua daerah akan dilakukan verfak lagi yakni Pengda Kalsel pada 30 September 2 Oktober dan Pengda Bengkulu, 11-13 Oktober mendatang.

Pihaknya memberikan apresiasi, penghargaan serta hormat yang setinggi-tingginya kepada semua pengurus JMSI di semua daerah yang telah memberikan sumbangsih partisipasi serta terlibat langsung dalam menjaga proses verfak.

"Semua kita sedang menunggu hasil final dari verfak yang sudah berjalan selama setahun ini. Keterlambatan ini dikarenakan pelaksanaan verfak berada ditengah wabah Covid-19, sehingga prosesnya molor dan banyak berubah. Kita akan menunggu hasilnya setelah semua proses verfak oleh Dewan Pers selesai," tutur dia. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek