Ekonomi
Kamis 11 Februari 2021 21:36
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyerahkan usulan tiga Raperda kepada DPRD, Kamis (11/02). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

SERANG - Diakhir masa jabatan periode 2016-2021 pada 17 Februari mendatang, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengusulkan tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah. Ketiga Raperda itu meliputi Raperda tentang PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Albantani, Keolahragaan, dan Raperda Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).

Bupati mengatakan, bahwa tiga raperda yang diusulkannya bertujuan guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat yang tersebar di 29 kecamatan. Sehingga, akan lebih dekat lagi pelayanannya kepada masyarakat.

“Tadi Raperda yang diusulkan soal PDAM, Keolahragaan dan Disdukcapil,” ujar Tatu usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Penyampaian Raperda Usul Prakarsa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Raperda yang berasal dari Bupati di gedung dewan, Kamis (11/02).

Bupati menjelaskan secara rinci, terkait Raperda Disdukcapil yang melayani pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) saat ini Disdukcapil mempunyai 17 UPT (Unit Pelaksana Teknis) di 29 kecamatan. Sehingga pelayanannya akan lebih dimaksimalkan

“Kita punya 17 UPT, nah ini kalau di optimalkan dilapangan masyarakat tidak perlu lagi ke dinas (Disdukcapil) lebih dekat. Lebih mendekati pelayanannya kepada masyarakat," katanya.

Dilanjutkan Raperda PDAM, lanjut Tatu, akan diupayakan untuk pusat PDAM berada di wilayah Kabupaten Serang karena saat ini masih berada di wilayah Kota Serang.

“Jadi nanti pindah, pusatnya harus di wilayah Kabupaten Serang. Untuk kantor yang saat ini bisa dijadikan untuk cabang PDAM. Kemudian juga untuk lebih mengoptimalkan kinerja peran dewan pengawas (dewas),” ucap Tatu.

Kemudian Raperda tentang Keolahragaan, didampingi Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa lebih lanjut Tatu menjelaskan, karena Pemkab Serang belum mempunyai Raperda keolahragaan. Padahal, atlet-atlet asal Kabupaten Serang banyak yang berprestasi sampai ke tingkat nasional.

“Jadi supaya diatur olahraga untuk atlet dan lain sebagainya,” tambahnya.

Ditanya apakah akan mengalokasikan 2 persen dana APBD untuk keolahragaan dengan diajukannya Raperda Keolahragaan, Tatu berharap bisa kearah penganggaran tersebut. “Karena olah raga profesional perlu adanya pembinaan yang tentunya perlu ditunjang dengan biaya. Sarana prasarana juga juga belum punya, jadi kalau ada Perda kita bisa lebih luas,” beber Tatu.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum menambahkan, atas ususlan tiga Raperda tersebut akan dibahas atau di kaji oleh Fraksi-Fraksi DPRD.

"Kemudian, terkait Raperda usul Prakarsa, kita (DPRD) juga akan meminta Bupati untuk mengkajinya," kata dia. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek