Hukum_Kriminal
Selasa 15 Desember 2020 19:04
Warga korban gusuran Jalan Tol Kecamatan Benda merangsek ke Kantor Walikota Tangerang, Selasa (15/12). (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Hari kedua puluhan warga korban gusuran proyek Jalan Tol JORR-II JKC, Kampung Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menggruduk kantor Walikota dan bahkan meneriakan Walikota Tangerang banci, Selasa (15/12).

Massa bahkan merangsek ke dalam Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, tepat di pintu masuk ruang Kantor Walikota Arief Wismansyah, beruntung keamanan dari Pol PP menjaga warga yang di dominasi kaum emak-emak.

Setelah berhasil menjebol pagar depan kawasan Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) Tangerang, warga serentak berlari menuju ruang Walikota Tangerang.

Massa dengan raut kesal dan penuh amarah meneriakan yel-yel "Walikota banci". Bahkan ada yang mengeluarkan dalaman wanita.

"Wali Kota banci... Walikota banci..!!," teriak massa sembari melambaikan pakaian dalam wanita alias BH.

Diketahui sejak Senin 14 Desember kemarin warga membangun posko kemanusiaan hingga dapur umum. Aksi massa sebelumnya direncanakan hingga 18 Desember mendatang.

Sementara sang Walikota Tangerang tak kunjung jua menemui warga, hanya ada perwakilan dari bagian hukum Pemkot Tangerang yang menemui massa.

Namun, perwakilan ini tak berhasil menenangkan massa. Karena warga minta langsung Walikota menemui mereka.

Warga korban gusuran Jalan Tol JORR-II JKC menuntut Walikota Tangerang ikut hadir menyelesaikan persoalan atas ganti rugi yang tak kunjung usai, meski sudah masuk ranah pengadilan untuk dilakukan mediasi antara pihak-pihak terkait.

Warga tetap minta ganti rugi atas bidang tanah diatas angka Rp.2,6 juta yang ditawarkan pihak pengembang.

Warga menilai selama ini Walikota Tangerang tutup mata, berdiam diri tidak pernah mau bertemu dengan masyarakat yang rumahnya tergusur oleh pembangunan jalan tol tersebut.

Warga mengancam akan melaporkan persoalan ini ke ranah hukum hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komnas HAM, karena dinilai tidak adil. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek