Lapsus
Minggu 08 Mei 2022 07:04
Warga Baduy memasuki area Pendopo Lama di Kota Serang sebelum mengikuti acara puncak prosesi Seba, Sabtu (07/05). (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, tradisi Seba Baduy kembali dilaksanakan oleh masyarakat suku Baduy luar dan dalam.

Namun, pada tahun 2022 ini Seba hanya diikuti sekira 150 orang, tak seperti tahun-tahun sebelumnya bisa diikuti ribuan warga suku Baduy.

Upacara tradisional Seba Baduy 2022 ini merupakan sebuah tradisi yang dilakukan dalam rangka menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah, dalam kurun waktu satu tahun.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Seba Baduy juga diisi oleh prosesi silaturahmi antara masyarakat Suku Baduy dengan pemerintah setempat.

Ritual Seba Baduy ditandai penyerahan hasil bumi kepada wakil pemerintah dilakukan secara terbuka, pada Sabtu (07/05) malam Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menerima Seba di Pendopo Lama Gubernur Banten, Kota Serang.

Sebelum ke Kota Serang, warga adat Suku Baduy ini berjalan kaki puluhan kilometer (km) dari Desa Kanekes, Kecamatan Lewidamar menuju Pendopo Bupati Lebak di Rangkasbitung. Keberangkatan mereka ini merupakan salah satu rangkaian tradisi Seba Baduy.

"Sebanyak 150 orang yang ikut pada tahun ini, 23 dari Baduy dalam sisanya dari Baduy luar," kata Kepala Desa Urusan Pemerintahan atau tetua adat suku Baduy, Jaro Saija, Jumat (06/05).

Tak hanya itu, pada Seba kali ini juga masyarakat adat Suku Baduy menyampaikan amanat kepada Bupati Lebak untuk menjaga udara dan sungai yang ada di wilayahnya.

"Kalau lingkungan nomor satu. Jadi Provinsi Banten dan Lebak harus menjaga air dan menjaga sungai. Jaga lingkungan lestarikan alam," pesan Jaro Saija menegaskan.

Pada kesempatan ini tetua adat suku Baduy Jaro Saija menerima salinan Peraturan Daerah (Perda) Desa Adat Masyarakat Baduy yang sudah diketok palu.

"Kita berharap Perda Desa Adat itu dapat berjalan dengan baik untuk menjaga pelestarian lingkungan alam," kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Pendopo yang kini menjadi Museum Banten, Sabtu (07/05) malam.

Perda Desa Adat Nomor 02 Tahun 2022 tentang Pengisian Susunan Jabatan Kepengurusan Pemerintah Desa.

(MUH/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek