Ekonomi
Kamis 27 Desember 2018 10:04
Mahmudin-Direktur Lembaga Pusat Pengkajian Pendidikan Pemerintahan dan Kesehatan (LEMP4K) Nusantara. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

TANGERANG – Arief Wismansyah dan Sachrudin resmi dilantik menjadi Walikota/Wakil Walikota Tangerang untuk Periode 2018-2023. Mereka memimpin di kota Ahlaqul Karimah ini untuk yang kedua kalinya alias jilid dua.

Selama menjabat di periode pertama, mereka dinilai cukup mampu membawa dan membangun Kota Tangerang yang lebih baik. Insfrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya, karena ditunjang setiap tahunnya APBD Kota Tangerang bertambah cukup besar.

Namun, dibidang kesehatan dan pendidikan dirasa masih belum maksimal, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tidak seperti membangun infrastruktur [fisik] yang langsung terilihat dan dapat dirasakan publik.

Seperti dikatakan Mahmudin-Direktur Lembaga Pusat Pengkajian Pendidikan Pemerintahan dan Kesehatan (LEMP4K) Nusantara, menilai bidang kesehatan dan pelayanan lainnya di Kota Tangerang masih menjadi PR [pekerjaan rumah] Arief Wismansyah dan Sachrudin.

“RSUD Kota Tangerang baru-baru ini telah menambah kamar para pasien, tetapi dirasa masih belum relevan. Belum memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, karena ternyata Pemda Kota Tangerang belum mempertegas secara jelas tentang kuwota yang dibutuhkan rumah sakit rumah sakit swasta yang bisa ditempati oleh masyarkat level bawah, atau kelas-kelas dengan biaya terjangkau oleh masyarakat bawah,” jelas Mahmudin.

Dan permasalahan-permasalahan tentang pembiayaan kesehatan dengan program BPJS Kesehatan, ternyata juga memang masih mempunyai ketimpangan-ketimpangan yang luar biasa. Karena BPJS Kesehatan lingkup sistemnya ada di pusat, sedangkan di level bawah yang pengguna BPJS itu adalah yang tidak langsung bersentuhan langsung dengan pemerintah pusat, menurut Mahmudin kepada awak BantenExpres di Tangerang, Rabu (26/12).

“Nah disini bagaimana Pemda Kota Tangerang bisa membuat regulasi baru. Bawasanya BPJS ini juga dikontrol dan difasilitasi oleh Pemda Kota Tangerang, bagaimana cara pemanfaatnya? atau  kembali lagi bahwa masyarakat Kota Tangerang diberikan akses lebih mudah selain BPJS terutama untuk masyarakat-masyarakat yang tidak mampu (level bawah), khususnya dibidang pelayanan kesehatan,” ujar dia.

Sementara diketahui, RSUD Kota Tangerang satu-satunya di Kota Tangerang yang dianggap sebagai asetnya Kota Tangerang, sambung Mahmudin, ini diharapkan mempunyai layanan yang memang bisa dikoordinasikan langsung dengan masyarakat tingkat bawah.

“Selama ini apa? banya ditemukan kasus, bila ada masyarakat yang sakit kalau dia tidak mempunyai koneksi, tidak punya kenalan di RSUD, mereka tidak bisa masuk/berobat. Pernah kejadian pasien menunggu diruang gawat darurat sampai meninggal, seperti itu terjadi,” ungkap dia.

Kedua, hingga saat ini RSUD Kota Tangerang tidak bisa memberikan sebuah transparasi tentang kondisi kamar, kondisi jumlah pasein. Alasan klasik, kamar sudah penuh dan sebagainya. Tetapi banyak juga kejadian ketika menggunakan biaya mandiri (pribadi) langsung tertangani, tapi giliran bicaranya menggunakan BPJS, biasanya juga ada alasan, nanti kami cek dulu yah, birokrasinya jlimet.!, saut Mahmudin.

Satu lagi, kita menginginkan sekali pak walikota dan wakil walikota Tangerang pada periode jilid dua ini, yang sudah mempunyai pengalaman cukup lima tahun kemarin dan sudah mempunyai catatan-catatan apa saja yang harus dikembangkan.

“Bukan lagi [mereka] bicara menyesuaikan, bukan lagi bicara mempelajari, karena itu sudah lewat. Tetapi bagaimana sekarang memberikan solusi-solusi yang mungkin kemarin belum terselesaikan yang mungkin kemarin belum tersedia sarana prasarana, sekarang sudah terpenuhi,” pintanya.

“Kita ucapkan selamat buat pak Arief dan pak Sachrudin sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang untuk periode jilid kedua. Semoga Kota Tangerang dapat menciptakan iklim yang dinamis, yang lebih baik dengan berkeadilan dan kesejahteraan untuk melayani masyarakat Kota tangerang yang lebih baik lagi,” tandas Mahmudin didampingi Sekjen LEMP4K Nusantara, Bayan Kurniawan. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek