Hukum_Kriminal
Senin 20 Januari 2020 23:07
Rombongan DPRD Kota Tangerang menyegel bangunan yang tak miliki IMB. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Pemkot Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang akan membentuk tim untuk menertibkan bangunan yang diduga melanggar aturan, seperti di kawasan Kaving DPR Block A, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman alias Perkim Kota Tangerang, Tatang Sutisna, mengatakan untuk menginventarisir adanya pelanggaran bangunan di lokasi itu, pihaknya akan membentuk tim dari bidang pengawasan.

Ia juga mengakui petugas pengawas bangunan saat ini masih belum maksimal. "Kita akan bentuk tim untuk mengawasi bangunan. Kita bagi perzona, wilayah timur tengah dan barat. Masing masing empat orang," jelas Tatang saat ditemui wartawan, Senin (20/01).

Terkait adanya dugaan pelanggaran bangunan di kawasan Kavling DPR tersebut, Tatang mengungkap saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan dan  selanjutnya akan dikoordinasikan dengan petugas Satpol PP untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Kita koordinasikan semua dinas terkait dan sudah kita bicarakan. Kedepan kami akan memberi pengawasan yang lebih baik lagi," ujarnya. 

BACA JUGA: Aktivis Minta Pemkot Tangerang Sikat Bangunan Liar

Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Agus Hendra mengatakan untuk mendata adanya pelanggaran bangunan di Kavling DPR, pihaknya telah menerjukan tim ke lapangan. "Tim kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan kroscek di lapangan. Itu kami lakukan untuk memastikan adanya pelanggaran," kata Agus.

Pihaknya juga masih menunggu rekomendasi dari Dinas Perkim terkait tindak lanjut atas Sidak yang dilaksanakan rombongan DPRD Kota Tangerang, pada Kamis (16/01) kemarin.

"Kami masih menunggu rekom dari Perkim, nanti kalau sudah ada data yang melanggar, kami akan segera melakuan penindakan," ucap Agus.

Sebelumnya juga rombongan DPRD Kota Tangerang melakukan Sidak di Kavling DPR Blok B dan C Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang beberapa waktu lalu.

Dilokasi ini diduga kuat belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), juga ditemukan bangunan gudang dan kantor yang menyalahi  peruntukan dan melanggar garis sepadan jalan. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek