Ekonomi
Kamis 11 Juli 2019 21:08
PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang mengirim air bersih kepada warga di pesisir utara Tangerang. (FOTO: Humas)
\"Share

BANTENEXPRES - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, mengirim sekira 25.000 liter air bersih perhari untuk mengatasi kebutuhan warga di kawasan pesisir saat musim kemarau tiba. Seperti diwilayah pantura Tangerang.

Dirut PDAM Rusdy Machmud mengungkap, ada beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang yang mengalami kekeringan seperti di Kronjo, Gunung Kaler, Kresek, Pakuhaji, Mauk, Kosambi dan Teluknaga.

"Setiap hari armada truk ukuran 5.000 liter membawa air untuk memenuhi kebutuhan penduduk selama musim kering," ucap Rusdy dalam keteranganya di Tangerang, Kamis (11/07).

Dia mengatakan pengiriman lebih awal dilakukan kepada warga yang berdomisili di Kecamatan Gunung Kaler karena dianggap kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Saat ini pihaknya sedikit mengalami kendala keterbatasan armada untuk mengirim air bersih ke perkampungan penduduk di kawasan pantai utara, menurut Rusdy.

Hal tersebut karena armada yang tersedia hanya enam truk tangki dan dianggap tidak mencukupi kebutuhan air bersih penduduk.

Untuk mengatasi itu, pihaknya [PDAM TKR] telah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta guna meminta bantuan perihal pinjaman truk tangki air.

Dia pun meminta kepada warga di kawasan pesisir untuk tidak perlu khawatir karena pasokan air bersih lancar, apalagi setelah adanya bantuan pinjaman truk tangki dari Kementerian PUPR.

Rusdy menambahkan, mengenai bahan baku air bersih pada musim kemarau ekstrem pasti akan berkurang. Dan bahan baku air bersih PDAM TKR itu sendiri mengandalkan air dari kali Cisadane.

“Kalau air di kali Cisadane berkurang, otomatis produksi PDAM pun akan mendapatkan sedikit hambatan,” demikian Rusdy.

Sebagai informasi, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika alias BMKG bahwa musim kemarau akan berakhir hingga September bahkan sampai bulan Desember 2019. Publik diimbau untuk menghemat air, terutama air bersih. (ADV)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek