Hukum_Kriminal
Jumat 10 Januari 2020 13:16
Direktur PT. Jenny Wijaya Abadi, Adam. (FOTO: Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Direktur PT. Jenny Wijaya Abadi, Adam, membantah semua tuduhan yang dialamatkan ke perusahaannya. Menurutnya, informasi yang telah beredar di masyarakat adalah menyesatkan dan upaya menyudutkan perusahaannya.

Demikian ditegaskan Adam, menyikapi informasi berita bohong alias hoax yang beredar di masyarakat Tangerang. Oleh karena itu ia berharap masyarakat tidak gampang dan mudah percaya atas informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Saya tegaskan, semua informasi yang telah beredar terkait PT Jenny adalah bohong alias tidak benar. Semua itu, tidak didasarkan atas fakta-fakta yang sebenarnya,” tegas Adam kepada awak media di Tangerang, Kamis, (09/01).

Sebagai perusahaan outsorching pihaknya telah menunaikan tanggung jawabnya sebagai penyalur tenaga kerja.

Adam mengklarifikasi apa yang disampaikan salah satu stafnya Wulan, menyangkut pemuatan berita di sebuah media. Bahwa Ramon dan Doni (salah satu vendor PT Phokpand), tidak ada kaitan sama sekali dengan hal admistrasi atau biaya yang perusahannya pungut.

BACA JUGA: DPRD Kota Tangerang Ajukan 21 Raperda, Salah Satunya Soal HIV

“Saat itu pak Ramon kesulitan mencri calon karyawan dam minta tolong secara person ke saya. Lalu saya mengirim karyawan tersebut. Adapun kondisi pekerjaan di PT Phokoand sudah dijelaskan pak Ramon, dan saya menyanggupi. Kemudian saya menyampaikan ke calon tenaga kerja,” jelas dia.

“Saya selaku direktur PT Jenny minta maaf atas pemberitaan yang sudah muncul. PT Jenny tidak ada kerjasama ataupun bermitra dengan PT Pokphan atau dengan pak Ramon dan Doni,” tegas dia lagi.

Masih kata Adam, biaya yang dikeluarkan oleh calon pekerja, adalah hal lumrah bagi perusahaan outsorching dibidang penyedia tenaga kerja. Sebab, biaya tersebut juga dipergunakan untuk operasional perusahaan.

“Memang dari situlah perusahaan outsorching seperti kami ini mampu bertahan, dari mana lagi. Saat itu saudara YHP menyetor Rp5 juta. Dan itu memang perusahaan kami saja yang terima, tidak dikemana-manakan lagi uangnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia sangat menyayangkan informasi di salah satu media terkait perusahaannya yang dikatakan melakukan penipuan. Oleh karenannya, ia tidak segan akan melaporkan pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baik perusahaannya.

“Semua sudah kami tunjukan ke camat dan intansi terkait. Perusahaan kami resmi dan siap tempuh jalur hukum untuk membersihkan nama baik perusahaan PT Jenny,” demikian Adam. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek