Hukum_Kriminal
Rabu 09 September 2020 23:41
Pimpinan DPRD Kota Tangerang menyerahkan bantuan ke warga korban gusuran tol, Jurumudi Kecamatan Benda, Rabu (09/09). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dan Wakilnya Turidi Susanto, Rabu (09/09), menyambangi warga korban gusuran paksa pembangunan Jalan Tol (JORR-II) Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang untuk memberikan bantuan.

Gatot Wibowo mengatakan maksud kedatangannya ke warga juga akan mengawal dan membantu persoalan warga yang hingga kini belum menentu nasibnya, pasca eksekusi pekan kemarin.

“Kita membantu saudara-saudara kita yang kena korban gusuran. Silaturahmi, juga kita berikan motivasi dan semangat. Dan kita kawal prosesi ini hingga selesai,” terang Gatot Wibowo ditemui BantenExpres di kantornya, seusai melakukan kunjungan ke warga.

Pada kesempatan tersebut pimpinan DPRD ini menyerahkan bantuan ke warga berupa sayuran segar, buah-buahan dan uang tunai sebesar Rp15 juta, sebagai bentuk simpati DPRD Kota Tangerang.

“Ini hanya bantuan kecil dari kami [DPRD] sebagai gotong royong,” ujar dia. “Ternyata memang disana terlihat miniatur Indonesia, budaya gotong royong terlihat dari temen-temen mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya yang memberikan support dan bantuanya,” kata Bowo.

BACA JUGA: Ketua DPRD Minta Pemkot Tangerang Selesaikan Persoalan Warga Terdampak JORR

Hal tersebut membuktikan bahwa memang Indonesia ini masyarakat yang berbudaya, gotong royong. Ketika ada yang kesulitan dan kesusahan saling bantu, menurut dia.

Bowo juga menjelaskan ada beberapa point yang diminta warga. Antara lain agar diperhatikan dan dikawal sampai tuntas. Kedua terkait dengan bantuan sosial dari pemerintah daerah, dan mengganti barang-barang milik warga yang rusak.

“Kita ingatkan kalau pihak terkait sudah menyanggupi, yah segera dilaksanakan, agar tidak menambah kecemasan dan keresahan yang baru di masyarakat korban gusuran,” tuturnya.

Sementara ditanya apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi saat penggusuran paksa itu, politisi PDI Perjuangan ini berkilah bahwa persoalan tersebut sudah terjadi sejak lama.  

BACA JUGA: PKS Buka Dapur Umum Bantu Korban Gusuran JORR

“Kalau menurut saya adalah langkah-langkah proses dari awal yah, ini kan terjadi antara tahun 2016-2017 kan lama. Jadi proses gugatanya kan sudah masuk ranah pengadilan, seharusnya ada proses mediasi dulu,” kata dia.

Ia pun kedepan berharap, pihak apresial harus melibatkan dan ditujuk oleh warga yang posisinya netral tapi bisa diterima juga oleh warga.

“Mudah-mudahan ini cepat selesai. Agar tidak menghambat proses pembangunan dan masyarakat tidak resah. Kita kawal sampai selesai,” tandas Gatot Wibowo.

Seperti diketahui, pekan kemarin warga korban gusuran proyek Jalan Tol [JORR-II] di RT01-02 RW02, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda Kota Tangerang melakukan unjukrasa di Kantor Wali Kota/DPRD Kota Tangerang, akibat rumah dan lahan mereka di eksekusi, sebelum adanya ganti rugi alias pembayaran. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek