Ekonomi
Rabu 24 April 2019 19:21
Bupati Serang Ratu Tatu Chansah mencoba meracik kopi pada Festival Kopi Banten, Rabu (24/04). (FOTO: Istimewa)
\"Share

SERANG – Dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim "Festival Kopi Banten" pertama kali digelar di Pendopo Bupati Serang, Rabu (24/04). Sebagai tuan rumah, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bahkan mendadak menjadi barista, belajar langsung dan menikmati kopi yang dibuatnya.

“Kopi yang dibuat dengan teknik yang baik dan penuh kesabaran, ternyata nikmat,” ucap Tatu, sejurus kemudian ia memberikan kopi hasil racikannya kepada Wakilnya, Pandji Tirtayasa.

Tatu meracik arabika simalungun metode V60. Memakai suhu air 82° dengan rasio 1:15. Keunikan atau kelebihan metoder V60, bisa lebih banyak mengeluarkan rasa dari kopi. V60 dinilai paling pas untuk menyeduh kopi yang digiling sedikit kasar dengan takaran 15 gram.

Usai meracik kopi arabika simalungun, Tatu setengah bercanda tertarik untuk bisa berbisnis kopi. Apalagi, menurutunya Kabupaten Serang punya sentra perkebunan kopi rakyat di Kecamatan Cinangka, Anyer.

“Kopi ini kan sedang digandrungi, makanya kafe-kafe kopi bermunculan. Sentra kopi di Kabupaten Serang bisa juga menjadi objek wisata,” kata dia.

Tatu mempersilakan para komunitas kopi maupun barista untuk memanfaatkan halaman Pendopo Bupati Serang pada hari Sabtu dan Minggu untuk menjadi tempat menjajakan kopi dan tempat nongkrong yang positif.

“Kita bisa buktikan bahwa Banten punya kopi, bertahap kita kembangkan,” harap Bupati. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek