Hukum_Kriminal
Jumat 26 Juni 2020 22:17
Aksi Forum Lintas Ormas Banten menolak RUU HIP dan bangkitnya PKI dibumi NKRI. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

SERANG – Sekira seribuan massa dari berbagai elemen masyarakat di Banten menggelar Apel Akbar Bela Islam dan Bela NKRI, yang dipusatkan di Alun-Alun Masjid Agung Banten Lama, Kasemen, Kota Serang, Jumat (26/06).

Massa yang datang dari penjuru di Banten ini bergabung dalam Forum Lintas Ormas Banten, antaranya Ulama, Santri, Kepemudaan, Jawara, Pendekar, serta tokoh masyarakat Banten berkumpul ba’da sholat Jumat.

Aksi apel menuntut pemerintah untuk segera mencabut Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila alias RUU-HIP dan menolak tegas bangkitnya PKI dibumi NKRI.

BACA JUGA: Masa Pandemik, Wisata Religi Banten Lama Mulai Ramai

Secara bergantian masing-masing perwakilan pimpinan ormas menyampaikan orasinya tepat dibawah menara Banten. Tak henti massa juga menerikan yel yel “Ganyang PKI.. Ganyang PKI.!” “Allahuakbar… Allahuakbar.!!,” pekik massa.

Dalam agenda Apel Akbar Bela Islam dan Bela NKRI ini, Forum Lintas Ormas Banten pun menyatakan sikapnya, antara lain;

Pertama, mendesak kepada Presiden dan DPR-RI untuk mencabut Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP).

Kedua, mengingatkan kepada para inisiator RUU HIP di DPR-RI dan Pemeritah untuk menghentikan secara total segala pembahasan RUU HIP diparlemen, karena dapat menimbulkan instabilitas berbangsa dan bernegara.

Ketiga, paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme yang menjadi ideologi PKI adalah ancaman nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, musuh Pancasila, musuh semua agama dan musuh bangsa Indonesia.

Keempat, mendesak kepada aparat penegak hukum untuk segera mengusut secara tuntas serta melakukan tindakan hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku kepada para inisiator RUU HIP.

“Allahuakbar…Allahuakbar.!!”, massa kembali kumandangkan takbir sebagai penutup apel sore dibawah sengatan terik matahari itu.

BACA JUGA: Update COVID-19 Banten: 838 Sembuh

Apel Akbar Bela Islam dan Bela NKRI berlangsung dua jam-an ini berjalan kondusif lancar dan damai. Sekira pukul 15:00 WIB massa pun membubarkan diri dengan tertib.

Seperti diketahui, Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang digulirkan pemerintah dan DPR-RI menuai kritikan pedas dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia, hingga pemerintah pun menunda RUU HIP. (MUH/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek