Nasional
Senin 20 Maret 2023 20:39
Ahmad Nawawi (kiri) memberikan penghargaan kepada pendiri dan pejuang Mathla'ul Anwar didampingi Ketum PB MA KH Embay Mulya Syarif. (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Mathla'ul Anwar (GEMA MA) menganugerahkan Penghargaan kepada 11 Tokoh pendiri dan pejuang Mathla'ul Anwar yang sudah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Mathla'ul Anwar.

Pemberian penghargaan dilaksanakan dalam acara Rakernas I GEMA Mathla'ul Anwar Tahun 2023, yang diselenggarakan pada hari Sabtu (18/03), di  Hotel Ibis Gading Serpong, Kabupaten Tangerang Banten.

Adapun tokoh yang mendapat penghargaan adalah  KH. Tubagus Mohammad Sholeh Bin KH. Tubagus Mohammad Yusuf, KH. Entol Muhammad Yasin Bin KH. Entol Muhammad Darwis, KH. Mas Abdurahman Bin KH. Mas Djamal Al-djanakawi.

Kemudian, KH. Tubagus Abdul Mu'ti Bin KH. Tubagus Ismail, KH. E. Boerhani, KH. E. Muslim Bin KH. Mas Abdurrahman, KH. Uwes Abubakar Bin Sudir, KH. Nafsirin Hadi, Drs. HM. Irsjad Djuwaeli, MM Bin H. Halimi, dan KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc.

Ketua Umum DPP GEMA Mathla'ul Anwar, Ahmad Nawawi menjelaskan, penganugerahan penghargaan kepada 11 tokoh Mathla'ul Anwar ini adalah sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi Generasi Muda Mathla'ul Anwar kepada para tokoh pendiri dan tokoh pejuang Mathla'ul Anwar, yang sudah berjasa besar mendedikasikan perjalanan hidupnya untuk berkhidmat dan berdakwah bagi kemajuan Mathla'ul Anwar.

"Yang menjadikan Mathla'ul Anwar menjadi organisasi yang besar, yang dengan tiga pilar perjuangannya pendidikan, dakwah dan sosial turut berkontribusi besar untuk kemajuan Indonesia," ujar Nawawi dalam keterangan tertulis diterima BantenExpres, Senin (20/03).

"Penganugerahan penghargaan oleh DPP GEMA Mathla'ul Anwar sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh pendiri dan pejuang Mathla'ul Anwar, yang sudah berjasa besar mendedikasikan perjalanan hidupnya untuk berkhidmat dan berdakwah bagi kemajuan Mathla'ul Anwar dan kemajuan Indonesia," jelasnya menyambung.

Mewakili salahsatu ahli waris penerima Penghargaan, KH. Tb. Masyukur Junaedi yang juga cucu dari KH. Entol Muhammad Yasin Bin KH. Entol Muhammad Darwis, menyampaikan rasa terima kasih atas penganugerahan penghargaan yang diberikan kepada kakeknya.

"Kami terharu dan menyampaikan terima kasih atas inisiatif GEMA Mathla'ul Anwar memberikan penganugerahan penghargaan kepada orang tua kami," ucapnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut adalah untuk pertama kalinya yang ibaratkan seperti mengangkat kayu yang tenggelam.

"Ini memunculkan kembali semangat dan rasa bangga serta rasa memiliki kami terhadap Mathla'ul Anwar,"  Masykur berkata.

Sebagai informasi, memberikan sambutan dalam acara Rakernas diantaranya Kepala Kepolisian RI yang diwakili Dirsosbud Baintelkam Polri Brigjend Pol. Arif Rahman Hakim sekaligus membuka acara, Menteri Perdagangan RI Dr. Zulkifli Hasan yang hadir melalui media Zoom, Gubernur Banten, Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar KH. Embay Mulya Syarif.

Kapolri melalui Dirsosbud Baintelkam Polri Brigjend Pol Arif Rahman Hakim dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar GEMA Mathla'ul Anwar untuk terus mengambil peran aktif menjaga kondusifitas di masyarakat utamanya menyambut tahun politik.

"Kami mengajak segenap keluarga besar Generasi Muda Mathla'ul Anwar mengambil peran aktif dan menjadi garda terdepan menjaga kondusifitas di masyarakat," kata Brigjen Pol Arief Rahman.

Apalagi saat ini memasuki tahun politik, pihaknya berharap pengalaman Pemilu 2019 dimana polarisasi dukungan politik sudah mengarah kepada perpecahan sesama anak bangs.

"Maka jangan terulang lagi pada Pemilu 2024 besok," tegas Arif.

Menteri Perdagangan RI Dr. Zulkifli Hasan dalam sambutan langsungnya secara virtual menyampaikan beberapa point penting.

Pertama, Mendag memberikan apresiasi kepada Gema Mathla’ul Anwar yang secara berkesinambungan mendukung upaya dakwah dan dialog kebangsaan sebagai wujud nyata silaturahmi dan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.

"Kedua, generasi muda harus berani mengambil risiko dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada, serta mampu menciptakan peluang usaha, baik di pasar domestik maupun global," kata Mendag.

Ketiga, Mendag berharap, semua peluang perdagangan yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera.

"Saya memberikan apresiasi kepada GEMA Mathla’ul Anwar yang secara berkesinambungan mendukung upaya dakwah dan dialog kebangsaan sebagai wujud nyata silaturahmi dan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional," sambung Zulkifli.

Sementara itu, Ketum PB Mathla'ul Anwar KH. Embay Mulya Syarif mengingatkan pentingnya terus menguatkan persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa.

Embay berkata, Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, bahasa dan budaya adalah anugerah yang harus terus dijaga dan dikawal, jangan sampai seperti yang terjadi Afghanistan.

"Negara dengan hamparan wilayah yang sama, bahasa yang sama dan agama yang sama, namun terus berkonflik, bahkan sekedar hanya untuk menentukan nama negara, yang sampai hari ini sudah memakan ribuan jiwa melayang," beber Embay dalam sambutanya.

GEMA Mathla'ul Anwar menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2023 dengan Tema "Generasi Muda Mathla'ul Anwar Solid Bergerak untuk Indonesia Tangguh", yang berlangsung 17-19 Maret 2023 di Gading Serpong Tangerang diikuti oleh seluruh DPW Provinsi dan DPD Kabupaten Kota se Indonesia.

(GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek