Hukum_Kriminal
Rabu 26 Februari 2020 18:30
Gubernur Banten bersama Jusuf Kalla seusai melantik pengurus Dewan Masjid Indonesia Provinsi Banten, Rabu (26/02). (FOTO: Humas)
\"Share

SERANG - Membangun masyarakat akhlakul karimah tugas kita semua. Tidak hanya tugas pemerintah. demikian ditegaskan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Banten 2019-2024, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (26/02).

Gubernur menjelaskan, membangun masyarakat akhlakul karimah merupakan bagian dari visi dirinya sebagai Gubernur Banten dan Wakil Andika Hazrumy. Sebagai bentuk kekaguman kepada para pemimpin terdahulu.  Namun demikian, semua pihak dapat turut serta dalam mencapai masyarakat yang berakhlakul karimah.

"Salah satunya dalam membangun keagamaan yang mendapat penghargaan dari Kementerian Agama. Termasuk pula penghargaan dari KPK untuk pencegahan korupsi," ucap eks Wali Kota Tangerang ini dalam siaran persnya.

BACA JUGA: JK Lantik DMI Banten, Masjid Bukan Penyebar Radikalisme

Salah satu dampaknya, lanjut Gubernur, kini Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten termasuk lima besar nasional. 

Dalam kesempatan itu Gubernur juga menjelaskan prihal revitalisasi kawasan kesultanan Banten lama sebagai bagian dari  pembangunan agama. Termasuk pula mengirim tiga orang ahli sejarah Banten ke Belanda untuk mencari dan menemukan manuskrip dan catatan lainnya tentang Banten. 

"Banyak orang Banten yang tidak tahu sejarah Banten. Nantinya bisa dipelajari semua," ujar dia. "Kita juga akan bangun gedung 4 lantai. Semua budaya khas Banten kumpul di situ," sambungnya.

Pembangunan agama lainnya, lanjut Gubernur Banten,  setiap tahun dianggarkan membangun masjid bagi kampung atau masyarakat yang belum memiliki masjid.

"Kita juga ada program 1000 Tahfidz untuk pembinaan imam dan khatib ke desa-desa," ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim. (MUH/RHMT) 

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek