Hukum_Kriminal
Kamis 20 Agustus 2020 10:36
Gubernur Banten Wahidin Halim meminta para pengusaha untuk tidak bermain-main dengan APBD. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

SERANG- Wahidin Halim, sejak dilantik menjadi Gubernur Banten mengaku menyambut sekali keberadaan komisi antirasuah alias KPK di tanah jawara Banten, dalam upaya pencegahan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat Rapat Koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komite Advokasi Daerah (KAD), Wilayah Banten Dalam Pencegahan Korupsi di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang,Rabu (19/08).

Eks Ketua DPW Demokrat Banten itu juga mengatakan sejak menjadi orang nomor satu di bumi Banten, dirinya bekerja keras untuk merubah mentalitas para pejabat.

BACA JUGA: Posisi Corona Di Banten Hingga Agustus

"Sejak menjadi Gubernur, saya bekerja keras untuk merubah mentalitas dan pola pikir pejabat-pejabat dan staf-staf saya untuk tidak dengan mudah menerima atau memberikan suap," aku Gubernur Banten.

Selain itu, pihaknya telah meminta langsung kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk turut mendampingi serta memperkuat basis tugas Inspektorat Pemprov Banten dalam melaksanakan fungsi pengawasan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meminta dengan tegas kepada para pengusaha yang bekerjasama dengan Pemprov Banten untuk tidak bermain-main dengan proyek pekerjaan di Banten.

BACA JUGA: Politisi PDIP: Orang-Orang yang Manipulasi Bansos Harus Dipenjarakan

"Dunia usaha juga perlu hati-hati dan tidak bermain-main dengan anggaran APBD apalagi untuk kepentingan sendiri ataupun mencoba bekerja sama dalam upaya menurunkan spek pekerjaannya. Karena keuntungan pekerjaan sudah pasti ada," cetusnya.

Gubernur pun mengingatkan agar  para pengusaha untuk dapat menunjukkan kualitas pekerjaannya. Karena dirinya tidak akan segan-segan untuk mengecek langsung setiap pekerjaan. (MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek