Hukum_Kriminal
Senin 26 November 2018 14:07
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGSEL - Dua personil di jajaran Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang terindikasi menggunakan narkoba setelah diketahui dari hasil tes urine yang dilakukan mendadak bakal dikenakan sanksi tegas.

“Ada dua oknum anggota yang positif menggunakan narkoba saat tes urine mendadak di jajaran Mapolres Tangsel dan bakal dikenakan sanksi tegas,” ucap Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferdy Irawan kepada awak media, Senin (26/11).

Diketahui, sebagai bentuk upaya membersihkan anggota dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, tes urine secara mendadak di kalangan Polres Tangsel memang hampir setiap saat dilakukan.

Tidak hanya melakukan tes urine tapi juga rutin dilakukan memeriksa senjata api, kartu tanda anggota setiap polisi, memotong kumis, jengot dan kuku kepada seluruh anggota polisi di Polres ini.

“Kedua oknum anggota tersebut Aipda D dan Bripka M mereka akan diproses dalam sidang disiplin,” kata Kapolres.

“Sanksi yang diberikan masih menunggu hasil sidang. Yang jelas tindak tegas tetap akan diberikan kepada kedua oknum anggota yang bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian dan Sabhara ini,” tambah Kapolres jebolan Akpol 2000 ini.

Satu diantara kedua personil tersebut kini akan ditindak lanjuti ke sidang kode etik, sebab sudah beberapa kali terkena razia mendadak tes urine di jajaran Polres Tangsel. (DIR)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek