Ekonomi
Jumat 09 Februari 2024 13:26
Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta tinjau komoditi pangan di pasar tradisional, Jumat (09/02). (FOTO: untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah komoditas pangan seperti beras menyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan pertama Februari 2024 atau dua minggu sebelum Pemilihan Umum (Pemilu). Harga beras melonjak di 179 Daerah.

Termasuk di Kota Cilegon banyak warga mengeluhkan kenaikan harga beras, warga mengalami kenaikan dua pekan terakhir ini harga sebelumnya Rp15.000 /kg kini kencapai Rp17.000 - Rp23.000/kg atau Rp350.000/karung saat ini mencapai Rp400.000/karung dengan kapasitas 25 kg.

Keluhan warga Cilegon terkait lonjakan harga beras hampir setiap hari diterima oleh Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta baik disampaikan langsung maupun melalui platform media sosial pribadi Sanuji Pentamarta.

Merespon keluhan warga tersebut, hari ini Jumat (09/02) Sanuji meninjau langsung para penjual beras di Pasar Induk Keranggot dan Pasar Blok F untuk mengetahui penyebab kenaikan harga beras tersebut.

Dari semua penjual yang ditemui rata-rata mengalami kenaikan yang signifikan terutama di tiga Hari belakangan ini mencapai 35-40 persen dari harga sebelumnya.

Sanuji berharap harga beras bisa segera stabil kembali, perlu turun tangan pemerintah dan pihak terkait agar kenaikan harga beras tidak berkepanjangan.

"Saya meninjau langsung penjual beras di dua pasar tradisional, Pasar Keranggot dan Pasar Blok F, ingin mengetahui langsung penyebab dan dampak kenaikan harga beras saat ini," ujar politisi PKS ini dalam keterangannya.

Dari hasil beberapa laporan penjual beras, penyebab kenaikan harga kemungkinan disebabkan belum tibanya masa panen. Namun hal itu belum dapat dipastikan karena massa panen justru dialami para petani belum lama ini.

(MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek