Lapsus
Selasa 22 September 2020 13:22
Ilustrasi - Petugas memberikan sanksi kepada warga yang tidak menggunakan masker. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat meningkatkan kedisiplinan pada protokol kesehatan Covid-19 meski tidak keluar rumah.

Sebab, kata Doni, dari data pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet terdapat pasien Covid-19 yang ikut terpapar Covid-19 meski sudah beraktivitas di dalam rumah.

"Data dari pasien RS Wisma Atlet beberapa minggu lalu dilakukan survei, terdapat 7 persen mereka yang dirawat adalah orang yang tidak keluar rumah," kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/09).

"Jadi bagi mereka yang tetap di rumah pun tetap waspada harus hati-hati," tambah Jenderal bintang tiga ini.

Doni mengatakan, mereka yang beraktivitas di rumah terpapar Covid-19 dari anggota keluarga yang sering beraktivitas di luar rumah dan tidak menerapkan protokol kesehatan saat kembali ke rumah.

BACA JUGA: COVID-19 Tinggi Kota Tangerang Terapkan Sanksi

"Maka bisa menulari saudaranya yang lain," tambahnya. Berdasarkan hal tersebut, Doni meminta masyarakat untuk memisahkan anggota keluarga yang beraktivitas di rumah dengan yang sering beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk seluruh wilayah se-Provinsi Banten selama satu bulan penuh.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.214 - HUK/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tertanggal 21 September 2020.

Dalam Perpanjangan PSBB se-Provinsi Banten pertama ini, Gubernur Banten menetapkan perpanjangan selama satu bulan mulai 21 September 2020 hingga 20 Oktober 2020 mendatang. Hal ini berbeda dengan perpanjangan PSBB sebelumnya  di wilayah Tangerang Raya yang berlaku selama dua (2) pekan atau 14 hari.

"Banten sejak awal terus melanjutkan PSBB,  yang membedakannya saat ini adalah lebih luas ke wilayah Kab/Kota selain Tangerang Raya," ujar Gubernur Banten kepada wartawan, di Serang, Senin (21/09). (GUNG/MUH)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek