Teknologi
Sabtu 10 Juni 2017 17:36
Penerima Indonesia Digital Popular Brand Award 2017. (FOTO: Trasnco)
\"Share

JAKARTA - Membangun merek populer di dunia digital merupakan kewajiban bagi setiap brand yang ingin eksis dan tetap menjaga market sharenya. Eksitensi di dunia digital juga seiring tren perilaku konsumen yang serba digital, membuat banyak merek harus ekstra memacu diri melakukan  digital branding agar tetap jadi pilihan dan paling populer di benak netizen.

Tidak mudah menjadi populer di tengah persaingan bisnis yang kian keras. Kreativitas juga tidak cukup untuk menjadi pemenang saat ini. Selain membutuhkan kapasitas, kreativitas dan inovasi, kemampuan me-monetize inovasi dan kreativitas menjadi kunci memenangkan persaingan saat ini. Apalagi, sesuai data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJI), bahwa jumlah pengguna internet angka di atas 132,7 juta pengguna internet. Ini merupakan pasar seksi bagi brand yang ingin besar dan punya kapasitas untuk bersaing.

Selain penguasaan di pasar konvensional, memenangkan persepsi dan pilihan netizen adalah jalan rasional bagi merek yang ingin tetap menjadi market leader di industrinya dengan piawai mengelola pasar di dunia digital. Karena perubahan pasti terjadi dan kita mutlak mengikutinya dengan menyikapi secara serius dan solutif serta praktis.

“Banyak brand mulai aware dengan digital, dan sudah hadir di banyak digital channel, baik untuk sekedar enggagement, tetapi juga menaikkan sales revenue mereka, karena itu, kesadaran tersebut adalah cara tepat untuk menyapa dan mempertahankan exsisting customer-nya dengan baik, sehingga bisa tetap survive dan berkembang. Karena itu, untuk mengukur popularitas sebuah merek di mata netizen, Tras N Co Research menggagas pengukuran popularitas merek di internet melalui ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2017,” kata Tri Raharjo, CEO Tras N Co Research dalam keterangan tertulisnya kepada BantenExpres, Sabtu (10/06).

Indonesia Digital Popular Brand Award, merupakan penghargaan terpercaya dan paling bergengsi bagi merek-merek di Indonesia yang berhasil menancapkan  popularitas mereknya  di ranah digital berdasarkan 3 parameter pendekatan, yaitu Search Enggine Based, Social Media Based dan Website Based.

“Indonesia Digital Popular Brand Award adalah alat ukur penguasaan pasar dan jadi rujukan netizen dalam mencari, membicarakan dan menjadi simbol kepercayaan dalam memilih merek atau produk, brand-brand di Indonesia harus semakin intens dan konsen melakukan digital branding agar selalu menjadi pilihan konsumen dan tetap popular di Internet,” jelas Tri Raharjo.

“Indonesia Digital Popular Brand Award 2017,  merupakan simbol Popularitas dan Kepercayaan konsumen di Internet. Dengan menggunakan logo “Indonesia Digital Popular Brand 2017”, sebuah  brand akan dipercaya dan dipilih para netizen ketika membeli sebuah produk,” ungkap pria berkacamata ini.

Berikut penerima “Indonesia Digital Popular Brand Award 2017”:

Comforta kategori Springbed, Elextrolux kategori Vacuum Cleaner, Carvil Kategori Sepatu Kerja Pria, Kokola Kategori Popular Brand of Halal Biscuit, Green Angelica Kategori Hair Tonic, Srikaya Kategori Selai, SPECS Kategori Sepatu Olahraga, Pakaian Olahraga, Tas Olahraga, Fiesta Kategori Frozen Food, Nivea Sun Kategori Sunblock Cream, Hansaplast Kategori Koyo dan Plester Luka, Neo rheumacyl Kategori Cream otot, Revlon colorsilk kategori Semir/ Cat rambut, AIA Kategori Asuransi Kesehatan, Kunyit Asem Sido Muncul kategori Minuman Kesehatan Wanita. (TON)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

Bantenpost 2010 - 2013     develop by mitra-tek.com