Pendidikan
Rabu 10 April 2019 22:36
Bijaklah dalam menggunakan sosial media. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Direktur Pembinaan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Purwadi, meminta siswa (pelajar) untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Purwadi mengutarakan hal tersebut menyusul penganiayaan pelajar SMP yang berawal dari komentar di jejaring social media Facebook. "Kami imbau siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial," kata Purwadi dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (10/04).

Pihaknya juga meminta kepada kepala sekolah dan guru untuk harus selalu mengarahkan dan membimbing siswanya dalam menggunakan medsos alias sosial media, termasuk berita-berita hoaks atau bohong. Purwadi mengaku prihatin akan kasus yang dialami oleh Ay.

"Kasus ini sudah ditangani pihak penegak hukum," kata dia. Ay (14) adalah seorang siswi SMP di Pontianak Kalimantan Barat yang dianiaya oleh sejumlah siswi SMA. Akibat pengeroyokan itu, Ay mengalami trauma dan dirawat di sebuah rumah sakit.

Pemicu pengeroyokan diduga akibat masalah asmara dan saling komentar di media sosial. Kasus Audrey sempat menghebohkan dunia dengan menjadi trending topic di linimassa Twitter dengan tagar #JusticeForAudrey. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek