Nasional
Minggu 21 Februari 2021 21:07
Ilustrasi - Petugas menguburkan jenasah korban Covid-19. (FOTO: Ismoyo AFP)
\"Share

BANTENEXPRES - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos-RI) menyampaikan, bahwa Tahun 2021 ini tidak tersedia anggaran untuk alokasi santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Pernyataan tersebut berdasarkan Surat Nomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021, yang ditanda tangani oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Sunarti.

Surat itu ditunjukan kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi seluruh Indonesia.

Adapun isi Surat ini berkenaan dengan Surat Edaran (SE) Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Nomor: 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tanggal 18 Juni 2020, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pada Tahun Anggaran 2021 tidak tersedia Alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi ahli waris pada Kementerian Sosial RI, sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti.

2. Oleh karenanya berkenan Kepala Dinas Sosial Provinsi  dapat menyampaikan hal tersebut pada angka 1 kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing, dan selanjutnya untuk tidak memberikan rekomendasi dan/atau usulan lagi pada Kementerian Sosial RI.

Sebelumnya, Kemensos RI menyalurkan santunan meninggal dunia diberikan kepada ahli waris yang anggota keluarganya meninggal disebabkan terinfeksi Covid-19 yang dinyatakan oleh rumah sakit/puskesmas atau dinas kesehatan. Indeks santunan sebesar Rp.15 juta per jiwa, bunyi Surat Edaran (SE) tanggal 18 Juni 2020 tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan dengan adanya Surat Edaran yang baru, menjelaskan adanya bantuan bagi ahli waris Covid-19 memasuki tahun 2021 tidak berlaku lagi.

"Jadi dengan adanya surat  (SE) itu jangan sampai masyarakat bertanya-tanya perihal isu yang beredar bahwa ada bantuan bagi ahli waris Covid-19," ujar Suli dihubungi BantenExpres, usai membagikan Surat Edaran tersebut, Ahad (21/02).

Menurut Suli, pun di Kota Tangerang tidak menganggarkan (dana santunan) untuk ahli waris korban Covid-19. "Mengingat keterbatasan anggaran. Pemerintah pusat pun ujung-ujungnya tidak melanjutkan," kata dia.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Saeroji yang menangani isu kesejahteraan sosial tidak memberikan keterangan terkait anggaran diatas, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp-nya hanya dibaca. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek