Ekonomi
Senin 11 Januari 2021 07:32
Penyaluran bantuan sosial tunai di Kota Tangerang, Minggu (10/01). (FOTO: Dok-Dinsos)
\"Share

TANGERANG - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di awal 2021. Salah satu zona yang melaksanakan penyaluran langsung tunai (BLT) 2021 tahap pertama ini adalah Kota Tangerang.

Penyaluran pertama di distribusikan pada, Sabtu (09/01) di Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Cibodas. Kemudian Pinang, Cipondoh dan Kecamatan Larangan Kemensos menggandeng PT POS Indonesia sebagai partner.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama mewakili Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyatakan sesuai arahan Presiden Jokowi, sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia menerima BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan selama empat bulan.

“Pelaksanaan penyaluran BLT di Kota Tangerang terbilang luar biasa sebab dikawal oleh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sehingga proses penyaluran berjalan lancar,” kata Asep saat penyaluran BLT di SDN 1 Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad (10/01).

Penyaluran BLT di Kota Tangerang  dilakukan di berbagai lokasi, salah satunya adalah sekolahan (SD), memanfaatkan lahan kosong agar tidak terjadi penumpukan massa.

"Penyaluran BST di Kota Tangerang berjalan dengan baik dan lancar," ungkap Asep.

Dalam kesempatan ini pihaknya mengingatkan para KPM agar memanfaatkan bantuan yang mereka terima untuk kebutuhan sehari-hari.

“BLT hendaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan utama, bukan untuk membeli rokok, minuman keras ataupun barang-barang lain yang tidak bermanfaat," pinta Asep.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, Pemkot terus mengupayakan agar kegiatan penyaluran BLT dapat berlangsung tertib, aman dan lancar serta dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 4M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan).

"Kami koordinasikan dengan jajaran di wilayah agar dibentuk panitia di lapangan untuk menjaga prosesnya berjalan sesuai prosedur," ujar Herman.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Tangerang Suli Rosadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak.

"Alhamdulillah, jika waktu jadwal undangan dipatuhi penerima Bansos, tenaga teller dari Kantor Pos dipenuhi sesuai jumlah. Maka Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosialpun mengapresiasi kinerja kami," ujar Suli dikutip dari laman Facebook-nya, Ahad (10/01) malam.

"Terima kasih kepada bapak ibu yang terlibat, baik penerima maupun penyelenggara semuanya di Kecamatan Pinang, Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Larangan," kata dia.

Sebagai informasi, bansos BLT di Kota Tangerang menyasar sebanyak 135.584 KPM (warga) yang tersebar di 104 kelurahan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tejadi kerumunan massa penerima manfaat saat ambil bagian BLT di Kecamatan Tangerang, Sabtu (09/01). Warga yang datang bergelombang akhirnya membludak, padahal pengambilan telah di jadwal pagi dan siang.

Akibatnya kerumunan ini menjadi sorotan publik. Pasalnya Kota Tangerang diketahui masih dalam status zona merah Covid-19. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek