Hukum_Kriminal
Rabu 10 Februari 2021 20:18
Pengurus DPC BPPKB Banten Kota Tangerang untuk periode 2020-2025. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketua Dewan Pimpinan Cabang, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPC-BPPKB) Kota Tangerang yang baru Achmad Nursyarif, menegaskan pihaknya telah resmi dan sah diakui oleh pemerintah atas kepengurusanya.

"Baik di Kementerian Hukum Ham, dan Kesbang Pol Kota Tangerang. Juga berdasarkan Surat Keputusan oleh DPP Pusat BPPKB Banten, yang ditanda tangani langsung Ketua Umum dan Sekjendnya," kata Nursyarif ditemui awak media ini, di Jatiuwung, Rabu (10/02).

"Puji syukur kepada Allah SWT, bahwa DPC BPPKB Kota Tangerang sudah di SK-kan oleh DPP. Pimpinan Ketua Umum H. Nur Indra Jaya dan Sekjend Prof DR. H.TB. Dudung Sugriwa. Alhamdulillah sudah kita terima," sambung dia.

Pengangkatan itu berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat BPPKB Banten, Nomor: 058/DPP/FM/SK/XII/2020. Tentang pengangkatan dan pengesahan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC Kota Tangerang) Provinsi Banten, Periode 2020-2025.

Penegasan ini disampaikan Nursyarif untuk menepis isu terjadinya dualisme kepemimpinan  Ketua DPC BPPKB Kota Tangerang, dimana sebelumnya dalam dokumen yang diterima BantenExpres, DPP BPPKB Banten telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) dengan Nomor: 067/DPP/FM/PK/XII/2020.

SK tersebut Tentang Pemberhentian Keanggotaan BPPKB Banten Dengan Tidak Hormat Sekaligus Membekukan Kepengurusannya. Yang ditunjukan kepada beberapa anggota, diantaranya yaitu Drs. H. Saiful Milah sebagai Ketua DPC Kota Tangerang, SK ditetapkan di Pandeglang pada tanggal 25 Desember 2020.

"Sekali lagi kami sampaikan kepada masyarakat, tercatat mulai tanggal 9 Februari 2021 kami telah resmi dan sah menjadi pengurus DPC BPPKB Kota Tangerang, Periode 2020-2025. Dengan Ketua Achmad Nursyarif, Sekretaris Darwan Sumantri dan Bendahara Wawan Setiawan," ungkap dia.

Pada kesempatan ini, dirinya mengatakan bahwa BPPKB tetaplah BPPKB tidak ada duanya. "BPPKB Banten tetap satu," kembali dia menegaskan.

"Kepada teman-teman yang lama kami akan rangkul dan terbuka untuk bergabung bersama kami. Karena BPPKB tetaplah satu, kita perkuat organisasi jangan adalagi pihak-pihak yang memprovokasi," ujar dia didampingi para pengurus.

Nursyarif juga mengklaim sudah ada 11 PAC se-Kota Tangerang yang telah bergabung dalam kepengurusanya.

"Ya tinggal beberapa kawan-kawan lagi. Kami imbau kembalilah kejalan yang benar. Karena ini BPPKB yang benar yang diakui legalitasnya," ucapnya.

Dia menambahkan, BPPKB akan merubah paradigma lama ke paradigma yang baru, selain tentunya akan bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri serta membuat program-program unggulan.

Salah satunya BPPKB Banten sudah mengeluarkan KTA (ID-Card) yang lebih modern untuk para anggotanya dilengkapi dengan Barcode, agar lebih terintegrasi dengan pengurus di tingkat pusat.

"Kedua, kami juga akan membuat sistem ID-Card pra-bayar. Dan dalam waktu dekat ini BPPKB akan segera meluncurkan applikasi sistem digital yang bisa diunduh di AppStore. Inilah paradigma baru di BPPKB Banten, keren kan," demikian Nursyarif mengakhiri. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek