Hukum_Kriminal
Selasa 30 Maret 2021 19:04
Gatot Wibowo Ketua DPRD Kota Tangerang. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menjadi korban pencatutan namanya melalui pesan singkat What'sApp (WA) oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada akhir pekan kemarin.

Modus yang digunakan pada What'sApp tersebut adalah dengan cara meminta nomor rekening kepada beberapa ponpes dan personal, dengan mengatasnamakan Gatot Wibowo sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang.

Mengetahui hal tersebut, Gatot Wibowo yang juga Ketua PDI Perjuangan Kota Tangerang ini langsung melaporkan orang tersebut ke Polres Metro Tangerang Kota. Lantaran ia merasa dirugikan dan pencemaran nama baik atas pencatutan itu.

Kronologis kejadian ini menurut Bowo, mencuat ketika ada seseorang pengguna WA yang menawarkan bantuan kepada salah satu pondok pesantren di Kota Tangerang dengan menggunakan nama dan fotonya.

Dalam percakapan melalui aplikasi pesan singkat itu, oknum tadi menawarkan bantuan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dengan meminta nomor rekening ponpes.

"Ada beberapa pesantren yang ditawarkan bantuan. Saya dapat informasi dari sekretaris saya, bahwa ada orang yang menggunakan profil saya," terang Bowo kepada awak media, Selasa (30/03).

"Kemudian pak Turidi (Wakil Ketua DPRD) menginformasikan ada juga tapi dengan pesantren yang berbeda," imbuh dia.

Dirinya pun langsung melaporkan kejadian ini kepada Polres Metro Tangerang Kota pada Sabtu (27/03) kemarin.

Bowo berkata, oknum tersebut saat ini masih beraksi dan menggunakan profil sejumlah anggota dewan baik di Tangerang maupun luar Tangerang.

"Kemarin nomor itu profilnya dewan PPP sekarang ganti lagi. Jadi nomor hape-nya masih itu tapi profilnya ganti ganti," kata dia lagi.

Sejauh ini, lanjut Bowo, tidak ada korban dari oknum tersebut yang menggunakan namanya. Lantaran saat itu pihak pesantren tidak langsung percaya.

"Informasi yang kita dapat mereka (pihak pesantren) justru crosscheck. Dia crosscheck ke pak Turidi juga. Jadi belum ada transaksi," ucap Bowo.

Atas kejadian ini, Bowo pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi dengan adanya informasi yang meminta atau menawarkan bantuan yang tidak jelas.

Sementara laporan ke Polres Metro Tangerang Kota itu atas delik pencemaran nama baik dan UU ITE. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek