Lapsus
Jumat 04 September 2020 08:26
Warga korban gusuran Jalan Tol Jurumudi Benda melakukan aksi unjukrasa ke Kantor Wali Kota Tangerang, Selasa (01/09). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG - Wali Kota Arief Wismansyah bergerak cepat untuk membantu masyarakat Kota Tangerang yang terdampak proyek pembangunan jalan tol JORR II, di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda Kota Tangerang.

Wali Kota menyatakan, pihaknya telah melayangkan surat yang ditujukan kepada Kementerian PUPR dengan nomor 620/2045-Hkm/2020 perihal permohonan penyelesaian pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Benda yang terkena proyek pembangunan Jalan Tol JORR II.

"Poin penting yang harus segera diselesaikan tentang permasalahan harga yang tidak sesuai dengan kondisi terkini," kata Wali Kota.

"Harga yang diajukan oleh tim masih mengacu pada harga tahun 2017," tambah Wali Kota dalam keterangan tertulisnya di Tangerang, Kamis (03/09).

Wali Kota mengharapkan Kementerian PUPR dapat membantu dalam menyelesaikan persoalan yang kini dihadapi masyarakat, yang tempat tinggalnya terdampak pembangunan proyek nasional itu.

"Supaya masalahnya tidak semakin berlarut dan pembangunan bisa segera berproses dan warga bisa dapat ganti sesuai haknya," demikian Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah.

BACA JUGA: Kantor DPRD Kota Tangerang Bercucur Air Mata, Kami Sudah Bosan Janji-Janji

Terpisah, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo meminta Pemerintah Daerah Kota Tangerang harus hadir mencarikan solusi mengatasi persoalan warga terdampak pembangunan JORR tersebut.

“Kita (DPRD) sudah turun. Dan Pemerintah Daerah Kota Tangerang harus hadir mencarikan solusi penyelesaian persoalan,” kata dia saat doorstop dengan awak media ini, di Kantornya, Kamis (03/09) petang.

Apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dengan berkirim surat ke Kementerian PUPR merupakan langkah bagus, menurutnya.

“Hari ini sudah ada langkah-langkah dari Pak Wali Kota, menyurati Kementerian PUPR. Dan juga sudah menugaskan pak Wakil Wali Kota ke lokasi,” ujar Gatot Wibowo.

“Kita berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dapat hadir membantu menyelesaikan persoalan ini. Dan semaksimal mungkin apa yang diinginkan warga bisa diperjuangkan,” pinta dia.

Dia menambahkan, secara kelembagaan pihaknya sudah memanggil pihak-pihak terkait. Namun, hingga kini belum mendapatkan laporanya sejauh mana.

“Tapi yang pasti tindaklanjutinya adalah kita [DPRD] sidak ke lokasi. Prinsipnya, sepakat mendorong pemerintah agar mencarikan solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan ini,” tandas politisi PDI Perjuangan ini. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek