Hukum_Kriminal
Senin 15 Juli 2019 22:26
MUI Kota Tangerang melaporkan kepada Walikota Tangerang terkait lahan/gedung MUI. (FOTO: IST)
\"Share

TANGERANG - Lahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang ada di Kota Tangerang mencapai 181 hektar, namun disayangkan hingga saat ini belum ada yang diserahkan fasos fasumnya. Salah satunya Gedung MUI Kota Tangerang.

Gedung yang berada disebelah Masjid Raya Al-Azhom dan memiliki luas 1.600 meter persegi tersebut, nyatanya sudah 13 tahun belum ada kejelasan terkait serah terima fasos fasumnya dari Kemenkumham.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kota Tangerang KH. Edi Junaedi Nawawi. Bahkan Edi menyebutkan, dirinya sudah menanyakan hal ini kepada Wali Kota yang dulu menjabat yaitu Wahidin Halim.

"Setelah saya teliti dan selidiki, ternyata kantor MUI tanahnya belum dibawah pengelolaan Pemkot Tangerang," ucap Kyai Edi saat hearing bersama Walikota Tangerang, Senin (15/07).

Baca Juga : Warga Tangerang Sesalkan Menteri Yasonna Laoly

Kyai Edi juga menyampaikan kekhawatirannya terkait masalah pembangunan gedung kampus Kemenkumham yang baru-baru ini diresmikan akan menambah ruwet kejelasan tanah MUI.

"Setelah terjadi begini, jangan-jangan urusan tanah MUI jadi tambah ruwet. Dari saya jadi ketua di tahun 2005 sampai sekarang," terangnya.

"Intinya saya sudah 13 tahun jadi Ketua MUI menempati kantor yang gak puguh statusnya, jadi pusing juga saya. Kita nempatin disitu karena ada merek MUI-nya aja. Jadi kalau ada yang nanya kantor MUI dimana ya gak ada," tambahnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Tangerang tengah bersiteru dengan Kementerian Hukum dan HAM hingga menjadi polemik. Salah satunya terkait lahan kampus atau sekolah tinggi yang kemarin disoal Menteri Yasonna Laoly dampak belum turunya IMB gedung tersebut. (TON)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek