Pendidikan
Minggu 09 September 2018 09:41
Legenda Misteri Gunung Merapi hingga kini masih tetap menjadi misteri. (FOTO: NET-Ilustrasi)
\"Share

BANTENEXPRES - Kisah Mak Lampir menjadi terkenal sejagat karena diangkat menjadi sinetron di televisi nasional dengan judul “Misteri Gunung Merapi”. Setelah terlebih dahulu Mak Lampir sukses di layar lebar dengan judul yang sama hingga beberapa episode, seperti Perempuan Berambut Api dan Cambuk Api.

Kisah Mak Lampir baik versi sinetron maupun layar lebar diadaptasi dari serial legenda sandiwara radio pada era 80-an, Misteri Gunung Merapi. Juga di era sandiwara, serial ini sangat nge-hits bersama sandiwara-sandiwara lainnya, Saur Sepuh, Tutur Tinular, Misteri Ninik Pelet dan lainnya.

Namun, ternyata kisahnya sangat berbeda dengan versi legenda. Sosok Mak Lampir kian terkenal di masyarakat seluruh Indonesia bukan hanya dari Jawa saja. Siti Lampir Maimunah, itulah nama Mak Lampir yang sebenarnya. Ia mempunyai guru bernama Nenek Serintil.

Nenek Serintil merupakan guru yang sakti mandraguna dari aliran hitam Anggrek Jingga. Nenek Serintil berasal dari pulau jawa yang memuja Batara Kala.

Legenda Mak Lampir

Banyak yang salah menduga kalau Mak Lampir hanya melegenda di Gunung Merapi di pulau Jawa, Jogjakarta. Padahal Legenda Mak Lampir sendiri adalah sebuah legenda atau cerita yang berasal dari Gunung Marapi di Kabupaten Agam Bukit Tinggi Sumatera Barat.

Ddan kemudian diadaptasi di Jawa karena disana ada Gunung Merapi, Namun banyak versi lain yang diragukan keakuratannya karena telah disesuaikan dengan daerah-daerah tertentu. Legenda Mak Lampir ini juga sangat berkaitan dengan Legenda 7 Manusia Harimau yang juga berasal dari Sumatera Barat sebagian Provinsi Bengkulu dan Lampung.

Masa Muda Mak Lampir

Seperti dikutip laman Sripokucom, Siti Lampir Maemunah merupakan seorang putri dari kerajaan kuno yaitu Champa yang diambil dari bahasa Vietnam yaitu Chiem Thanh dengan arti kerajaan yang pernah menguasai daerah yang sekarang termasuk Vietnam Tengah dan Selatan diperkirakan antara abad ke 7 sampai dengan tahun 1832.

Pada dasarnya pada waktu dewasa Siti Lampir Maemunah ini adalah seorang gadis yang cantik, baik namun sangat pemalu seperti wanita pada umumnya. Saat dewasa ia juga pernah merasakan jatuh cinta dengan seorang pemuda.

Sampai suatu hari Siti Lampir berjumpa dengan seorang pengembara yang dipanggil Datuk Panglima Kumbang, yaitu seorang bangsawan yang bergelar Datuk.

Disebut Datuk karena ia adalah panglima dari pasukan alam kegelapan. Saat itulah cerita pertama Siti Lampir jatuh cinta kepada seorang pemuda yaitu Datuk Panglima Kumbang yang tidak ada yang tahu pasti siapa nama pemuda itu.

Namun yang jelas sang pemuda juga diam-diam suka kepada Siti Lampir Maemunah walaupun tanpa sepengetahuan sang putri.

Kisah Asmara Mak Lampir
Walaupun mereka berdua saling suka, namun hubungan mereka ini tidak mendapat restu dari kedua orangtua Datuk Panglima Kumbang dan membuat sang putri sakit hati.

Karena sakit hati, maka sang putri pergi bertapa ke Gunung Marapi. Saat pertapaan tersebut, sang putri bertemu dengan seorang mahaguru, Guru tersebut banyak sekali memberi ilmu hingga sang putri sakti mandraguna tanpa tanding.

Putri tersebut lalu mendapatkan sebutan Mak Lampir dari warga sekitar gunung yang ketakutan mendengarkan namanya. Disisi lain, walaupun tidak mendapat restu dari orangtua Datuk Panglima Kumbang, Mak Lampir tetap saja mencari pujaan hatinya tersebut. Akan tetapi ia tidak pernah bertemu.

Hingga pada suatu hari Mak Lampir dan Datuk Panglima Kumbang akhirnya bertemu, namun mereka bertemu dalam medan pertempuran. Dan sayangnya Datuk Panglima Kumbang tewas dalam pertempuran tersebut.

Mak Lampir sangat menyesalkan kematian sang pujaan hati, terlebih ketika ia mengetahui jika Datuk Panglima Kumbang juga mencintai dirinya.

Dia tidak rela orang yang sangat dicintainya mati, akhirnya Mak Lampir berusaha menghidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang dengan cara mengikatkan jiwa Datuk Panglima Kumbang di bumi.

Kesaktian yang dimiliki Mak Lampir berhasil menghidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang, Namun ilmu yang digunakan membuat wujud Mak Lampir berubah menjadi buruk rupa dan sangat menyeramkan.

Walaupun dengan wujud tersebut Mak Lampir berharap Datuk Panglima Kumbang tetap mencintainya dan menerimanya dengan tulus. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Pengorbanan yang dilakukan oleh Mak Lampir tidak dianggap oleh Datuk Panglima Kumbang.

Pujaan hati Mak Lampir tersebut malah menganggap jika wanita yang telah menghidupkannya itu adalah sang peneror warga dengan wajah buruknya. Dan sejak saat itu pertempuran gaib terus terjadi dan membuat warga banyak yang ketakutan dengan Mak Lampir.

Cerita Lain Mak Lampir di Pulau Jawa
Disebutkan dalam literatur lain yaitu Mak Lampir yang berumur sudah ratusan tahun memilih pindah ke pulau Jawa. Tujuan pindah ke pulau jawa tersebut adalah untuk membuat ilmu yang dimilikinya semakin sempurna.

Di pulau Jawa dia bersemayam di Gunung Merapi dan mendirikan sebuah kerajaan gaib yang sangat luas. Ia bersekutu dengan Iblis untuk mewujudkan harapannya.

Karena hal tersebut Mak Lampir bisa hidup hingga ratusan tahun dan menjadi siluman, Ia tidak bisa mati dan terus akan mengganggu ummat manusia. Legenda Mak Lampir memang sangat membahana, akan tetapi itu hanya cerita dan belum bisa menjadi bukti yang nyata.

Sebagai informasi, Sinetron dan layar lebar “Misteri Gunung Mak Lampir” diperankan aktris lawas, yakni Farida Pasha. Artis senior ini didaulat memerankan tokoh Mak Lampir dan mempunyai karakter unik nan kental.

Farida Pasha terus perankan Mak Lampir di dua kisah (film fiksi) sinteron dan layar lebar tersebut, lantaran karena sangat menjiwai peran Mak Lampir, tak ada satu pun artis dizaman itu yang mampu menggantikan sosok dia, sebagai Mak Lampir.

Serian layar kaca “Mistri Gunung Merapi” yang diputar berulang di televisi nasional tersebut, juga menjadi sinteron terpanjang dalam sejarah sinetron-sinetron di tanah air. “Misteri Gunung Merapi” digarap hingga delapan tahun lamanya dan menyelesaikan ratusan episode.

Farida Pasha juga diketahui ibu dari presenter kondang TVRI Gina Sonia. Presenter berita-berita TVRI era 80-an. Kini Farida Pasha mempunyai cucu artis dari Gina, yakni Ify Alyssa tak lain adalah personil Blink, Girl Band zaman milenial. (GUNG)

Berbagai sumber

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek