Olahraga
Rabu 20 Januari 2021 18:12
Klub Persita Tangerang saat meluncurkan team dan jersey menuju Liga 1. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Kejelasan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 terjawab sudah. Melalui rapat Exco PSSI yang diselenggarakan hari Rabu (20/01) menghasilkan beberapa keputusan.

Pertama, untuk musim kompetisi 2020-2021 dibatalkan karena kondisi kahar (force majeure) terkait dengan pandemi covid-19. Kedua, tidak ada juara dan tidak ada degradasi.

Ketiga, peserta kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020. Keempat, kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing klub.

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan keputusan Exco PSSI ini didasari oleh masukan klub Liga 1 dan 2. Seperti diketahui Owners Meeting klub Liga 1 dan 2 sudah dilakukan pada 15 Januari 2021.

''Berdasarkan masukan dan kemudian Exco PSSI membahasanya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2 itu. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan,'' kata Iriawan dikutip laman resmi pssi.org.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita mengatakan sebelum keputusan Exco PSSI ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan klub-klub Liga 1 dan 2 melalui virtual meeting.

''PT LIB sudah mempresentasikan alasan kenapa liga tidak diizinkan, termasuk surat permohonan izin dan berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk melakukan kunjungan kepada petinggi/pejabat terkait,'' imbuhnya.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menggelar pertemuan dengan pemilik klub Liga 1 secara virtual pada Jumat (15/01) kemarin. Pada pertemuan tersebut, mayoritas klub memberikan usulan Liga 1 2020 dihentikan dan dimulai dengan musim baru.

Salah satu tim yang setuju dengan usulan tersebut adalah Persita Tangerang. Manajemen Persita menanggap saat ini kompetisi Liga 1 2020 sudah tidak relevan untuk dilanjutkan kembali, terlebih saat ini sudah berganti tahun.

Jika memang kompetisi Liga 1 2021 akan dimulai, manajer Persita, I Nyoman Suryanthara menyarankan kepada PSSI dan PT LIB untuk menggelar musim 2021 setelah Idul Fitri.

"Sebagian klub, termasuk Persita juga, tadi langsung mengajukan untuk bisa memulai kompetisi baru sekitar bulan Mei 2021 nanti atau setelah Idul Fitri, sekitar minggu keempat Mei. Kami rasa itu waktu yang tepat," kata Nyoman dalam rilis resmi klub.

"Misalnya disetujui bahwa liga akan bergulir Mei, idealnya kan persiapan sebelum kompetisi butuh waktu sekitar 3 bulan. Itu yang paling ideal menurut kami. Jadi kami juga masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan semuanya," tambah dia. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek