Ekonomi
Sabtu 23 Maret 2019 01:37
Menteri BUMN Rini Soemarno menanam pohon di Banksasuci, Cibodas Kota Tangerang, Jumat (22/03). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

TANGERANG – Berlokasi di komunitas “Banksasuci” alias Bank Sampah Sungai Cisadane, di Cibodasari Kota Tangerang, Jumat (22/03), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT Jasa Marga meluncurkan program "Giving Back to Nature" dan peresmian ikon Jasa Marga "River Front Edu Center".

Juga masih dalam rangka memperingati Hari Air Seduni XXVII 2019, hadir langsung pada kesempat ini Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur PT Jasa Marga Desi Arryani, Dirjen BUMN, Direktur Pegadaian Indonesia, WaliKota Tangerang Arief Wismansyah serta Direktur Banksasuci Uyus Stiabhakti .

Untuk diketahui, program Giving Back to Nature yang diusung oleh Jasa Marga (BUMN) adalah salah satu dalam upaya menjaga kualitas lingkungan hidup khususnya di bantaran sungai Cisadane.

Menteri Rini Soemarno kepada media mengungkapkan, program Giving Back to Nature harus bisa diterapkan di berbagai kota dan kabupaten lain di Kota Tangerang yang wilayahnya dialiri sungai Cisadane.

"Bisa dikatakan Kota Tangerang jadi pilot project program yang digarap bersama dengan BUMN," jelas Rini seusai melakukan launcing.

Pihaknya pun mengharapkan BUMN dapat melakukan fungsinya sebagai agen pembangunan dan membantu masyarakat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. "Mari kita bersama membersihkan dan menghijaukan Kota Tangerang," pinta Rini.

Walikota Tangerang Arief Wismansyah juga menyampaikan, bahwa Sungai Cisadane sudah menjadi ikon bagi Kota Tangerang. “Sungai Cisadane selain menjadi sumber air baku juga menjadi potensi wisata yang dimiliki Kota Tangerang," kata Arief.

Tak lupa, Walikota juga menyambut baik program Giving Back to Nature ini. Untuk itu pihaknya mengutarakan akan segera berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk dapat bersama mengelola dan merapihkan bantaran sungai Cisadane.

"Sesuai arahan Bu menteri untuk bekerja sama dengan CSR BUMN, merapikan Sungai Cisadane sepanjang 12 kilometer di Kota Tangerang,” kata dia.

Sementara Direktur Banksasuci Uyus Stiabhakti mengatakan, pihak BUMN, Jasa Marga serta Pemerintah Kota Tangerang untuk turut serta menjaga dan melestarikan lingkungan, khususnya sungai Cisadane.

Ia juga menginginkan di Banksasuci agar ditingkatkan lagi luas lahanya untuk kegiatan-kegiatan komunitas pencinta lingkungan. “Sekarang ini kan luas lahan Banksasuci di bantaran sungai Cisadane ini kurang lebih 3,500 meter, harapan kami mudahan bisa ditambah menjadi 1 hektare, untuk apa? Untuk kegiatan berbagai komunitas dimana tempat ini gratis cukup dengan menyumbangkan botol-botol bekas saja,” ujarnya.

“Hari ini adalah hari air sedunia, saya berharap kita semua semakin sadar, bahwa air adalah sumber kehidupan. Ada emas ada uang kita masih bisa hidup, tidak ada air semua mati,” tandas Uyus. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek