Hukum_Kriminal
Kamis 01 April 2021 15:04
Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggerebek markas ormas di Cibodas, Kamis (01/04). (FOTO: Humas)
\"Share

TANGERANG - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggerebek markas Ormas Pemuda Pancasila (PP), di Kecamatan Cibodas Kota Tangerang, Kamis (01/04) pagi. Satu orang pelaku berinisial ZR (43) diamankan polisi saat dilakukan penggeledahan.

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo, mengatakan, dari hasil penggrebekan itu pihaknya juga mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk dilokasi, dan alat hisap sabu yang baru saja selesai digunakan oleh pelaku ZR.

Pratomo menjelaskan kronologi pengungkapan kasus pada Kamis pagi itu berdasarkan informasi dari masyarakat di posko ormas tersebut. Kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran miras.

Pihaknya pun mendapatkan informasi tersebut bergerak cepat dan taktis jajarannya langsung melakukan pengerebekan, alhasil barang bukti sabu dan miras ditemukan di lokasi.

"Pada saat digeledah, anggota kami menemukan satu buah alat hisap sabu berikut pipet kaca yang didalamnya terdapat sabu-sabu," ujar Pratomo kepada wartawan, Kamis (01/04).

Penggeledahan markas ormas tersebut juga ditemukan 29 dus minuman keras. Sebanyak 384 botol dengan rincian 9 dus anggur merah, 6 dus anggur kolesom, 1 dus anggur buah, 1 dus newport, 1 dus whisky, 2 dus anggur putih, 5 dus rajawali, 3 dus kamput.

"Dari hasil keterangan ZR, ia mengaku telah mengkonsumsi sabu bersama AM (DPO), kemudian dilakukan penggeledahan di markas mereka," jelasnya.

"Kemudian dari dalam mobil yang ada dilokasi bernomor polisi B 1847 CUE ditemukan ratusan botol miras yang diduga memang diperjual belikan, semua masih dalam penyelidikan lebih lanjut," tambah Pratomo menerangkan.

Selanjutnya, para tersangka digiring ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 undang undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Mereka juga kami jerat dengan pasal narkotika dan Perda Nomor 7 tahun 2005 tentang peredaran dan penjualan miras. Adapun ancaman hukumannya penjara 5 hingga 20 tahun," demikian Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo. (MAN)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek