Ekonomi
Kamis 08 Agustus 2019 22:37
Pembangunan menara/tower BTS tengah berlangsung. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

TANGERANG – Pemerintah Daerah Kota Tangerang telah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal), Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Penataan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi Bersama.

Menara alias tower Telekomunikasi ini untuk BTS [Base Transceiver Station]. Adapun Perwal ini juga sejalan dengan Peraturan Daerah Pemerintah Kota Tangerang tentang Retribusi Perizinan.

Seperti diketahui, banyak dijumpai keberadaan menara BTS disekitar lingkungan kita untuk menguatkan suatu sinyal gelombang radio (pemancar) sebuah provider, jaringan telekomunikasi.

Pembangunan tower atau menara BTS ini pun tak luput dari sutau perizinan, mulai dari tingkat lingkungan (RT/RW), kelurahan hingga ke instansi terkait [Dinas].

Menara bisa berdiri bilamana izin tersebut terpenuhi. Namun, acapkali masih ada tower BTS yang belum mengantongi izin tapi sudah dikerjakan pembangunanya.

Seperti hasil temuan media ini, pembangunan menara/tower BTS di Kampung Kebon Kelapa, Kelurahan Panunggaran Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang diduga belum memiliki IMB.

Terlihat dilokasi beberapa pekerja tengah merakit/memasang tower BTS yang sudah mencapai tahap pembangunan sekira 60 persen. Tapi tidak nampak plang IMB disana.

“Semua sudah memiliki izin. Sudah beres,” ujar seorang laki-laki paruh baya yang belakangan diketahui Koh Jimmy sebagai pengelola lahan saat dijumpai awak media ini, Rabu (07/08).

Namun, ketika ditanya plang IMB-nya dia tidak bisa menunjukan. “Pokoknya semua sudah beres,” tegas dia sembari menambahkan bahwa lahanya itu di kontrak provider ternama selama 11 tahun.

Bahkan saat awak media ini akan mengambil gambar [foto] proyek bangunan tersebut tidak diperbolehkan.

Sementara itu, Iman-Kasi Trantib Kecamatan Cibodas saat dikonfirmasi tidak mengetahui adanya pembangunan menara BTS tersebut diwilayahnya.

“Waduh saya belum tahu ada pembangunan tower BTS itu,” ucap Iman dikantornya, Kamis (08/08). “Tidak ada yang minta rekomendasi pembangunan itu. Ini saya baru tahu,” aku dia.

“Nanti saya cek kelokasi. Kalau memang benar belum memiliki izin, yah kami akan hentikan, kita akan lakukan penyetopan,” tegas Iman.

Hingga berita ini ditulis, pengelola proyek menara BTS masih bungkam. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat What’sApp yang dikirim belum dijawab.

Namun, diperoleh informasi proses izin bangunan menara BTS itu baru masuk ke Dinas PUPR tapi belum keluar IMB dari dinas perizinan (DPMPTSP) Kota Tangerang.

“Kami cek belum ada diwilayah itu untuk pengurusan IMB soal menara BTS,” kata sumber di dinas perizinan Kota Tangerang kepada media ini yang tidak mau diungkap identitasnya. (DIR)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek