Ekonomi
Rabu 12 Agustus 2020 08:51
Kampung Bambu Hidroponik di Jalan Bambu Perumnas II Karawaci, Tangerang. (FOTO: BantenExpres)
\"Share

TANGERANG – Belakangan tengah trend warga menanam berbagai jenis sayuran di pekarangan rumah bahkan ditaman melalui teknik hidroponik. Menanam sayuran dengan proses pengairan di media paralon dan atau bekas botol plastik.

Hasilnya luar biasa, selain untuk kebutuhan pribadi dan keluarga ternyata ada pula yang memang serius menggarap hidroponik ini untuk dijadikan ladang bisnis.

Biasanya tanaman hidroponik yang banyak di tanam warga adalah jenis sayuran segar siap panen. Diantaranya bayam, kangkung, sawi, selada, cabai, cengek, terong tanpa membutuhkan lahan luas cukup digantung depan rumah.

“Terlebih di masa pandemik [Covid-19] ini kami memanfaatkan waktu luang untuk menanam sayuran segar dengan teknik hidroponik, memanfaatkan lahan sekitar. Hasilnya bisa dinikmati warga,” kata Muhiatun, tokoh pemuda di Jalan Bambu Perumnas II Karawaci, Tangerang yang gangnya disulap menjadi Kampung Bambu Hidroponik.

Ditempat itu ditanam berbagai jenis sayuran segar yang siap di panen dalam waktu lumayan cepat dengan sistem hidroponik. “Sekitar dua sampai tiga minggu sudah bisa dipanen. Ada kangkung, bayam dan selada,” terang dia.

BACA JUGA: Pulihkan Ekonomi, Kemenparekraf Luncurkan Gerakan Bisa

Selain hidroponik jenis sayuran segar, kedepan lanjut dia, lingkungan yang berada di RT03/RW17, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua ini juga akan di tanam buah anggur.

“Setelah hidroponik, sayuran dan ikan, rencanya kami akan menanam buah anggur. Tekniknya adalah dengan menghubungan sejenis tali atau bambu kecil yang di seberangkan antar rumah kerumah warga,” jelas penggagas Kampung Bambu Hidroponik itu.

Sebagai informasi, gang atau jalan yang di beri nama Kampung Bambu Hidroponik ini setiap warganya memelihara ikan jenis nila dan lele. Ditambah cantiknya pernik warna-warni cat dan gambar 3D, mata pun dimanjakan setiap menginjak Gang Bambu.

“Yah hampir semua warga di sini, setiap rumah sudah membudidayakan berbagai jenis ikan, lele dan nila. Cukup dengan bak ember diisi air dan tutupnya bisa buat tanam sayuran,” ujar Atun saat ditemui awak media ini, Selasa (11/08).

“Targetnya satu RW akan kita buat kampung hidroponik yang hijau bersih nan sehat. Dan setiap gang kita buat cantik, agar semakin menarik,” tambah Polo seorang warga lainnya dengan senyum lebar. (ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek