Ekonomi
Rabu 15 September 2021 18:22
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang F-PDI Perjuangan, Anggraini Jatmika Ningsih. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

TANGERANG - Anggota DPRD Kota Tangerang Anggraini Jatmika Ningsih, meminta Pemerintah Kota Tangerang belajar dalam pengelolaan fasilitas kesehatan dari daerah lain. Itu dilakukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang itu mencontohkan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebagai salah satu daerah yang dianggap berhasil dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.

"Ya, di wilayah tersebut terdapat rumah sakit plat merah yang berdiri megah, yakni RSUD Cimacan. Padahal, sebelumnya rumah sakit tersebut hanyalah puskesmas rawat inap," ujar Mika--sapaan akrabnya ditemui wartawan diruang kerjanya, Rabu (15/09).

Awalnya puskesmas rawat inap kemudian statusnya naik ke rumah sakit Tipe D, sambung dia.

"Nah saat kami kunjungan ke sana tahun 2021 ini, sekarang sudah bertransformasi menjadi rumah sakit daerah," imbuh dia.

Mika berkata, dalam suatu kesempatan pihaknya pernah menyampaikan keberhasilan transformasi yang dilakukan RSUD Cimacan itu kepada Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

"Waktu hearing dengan Dinkes kami sampaikan. Bu Dini (Plt Kepala Dinkes Kota Tangerang -red) coba lihat RSUD Cimacan, mereka berhasil melakukan transformasi dalam pengelolaan kesehatan. Saya bilang, coba belajarlah dari RSUD Cimacan dalam pengelolaan," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Menurutnya lagi, keberhasilan RSUD Cimacan tersebut tak lepas dari manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan. Mereka juga, lanjut Mika, mau berjuang keras meskipun pada saat itu keterbatasan anggaran.

"Jadi yang saya tahu, mereka itu jemput bola ke pusat (pemerintah pusat) hingga akhirnya bisa dapat anggaran dari pusat. Kalau lihat APBD-nya kan mereka (Kabupaten Cianjur) lebih kecil dari kita (Kota Tangerang). Nah kenapa kita tidak bisa seperti mereka," tutur dia.

Ia pun berharap Dinkes Kota Tangerang mau belajar dari RSUD Cimacan dalam hal bagaimana melakukan pengelolaan fasilitas kesehatan secara optimal. Utamanya keberhasilan mereka dalam manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan.

"Sekarang ini bagaimana goodwill-nya. Mau nggak mereka (Dinkes Kota Tangerang) jemput bola. Jangan karena sekali ditolak terus berdiam diri dan pasrah. Harus terus berjuang sampai berhasil dong. Ini kan untuk kepentingan masyarakat kita dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan," demikian Mika. (ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek