Nasional
Jumat 26 Maret 2021 15:47
Ilustrasi - Setiap lebaran tiba masyarakat sudah terbiasa melakukan mudik ke kampung halaman. (FOTO: NET)
\"Share

BANTENEXPRES - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih menggodok aturan teknis terkait larangan mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Satgas akan berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait untuk segera merampungkan aturan baru ini.

"Masih dalam tahapan pembahasan ya. Mohon menunggu rilis resminya," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dihubungi wartawan, Jumat (26/03).

Namun demikian, ia mengaku pihaknya telah menyiapkan berbagai teknis di lapangan terkait mekanisme penjagaan mobilitas warga sepanjang masa larangan mudik oleh pemerintah itu.

Persiapan itu salah satunya pemantauan protokol kesehatan covid-19 di berbagai tempat pelayanan transportasi, hingga tempat yang diperkirakan akan menimbulkan kerumunan warga.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga segera mempersiapkan aturan pengendalian transportasi pada masa Mudik Lebaran 2021, setelah pemerintah resmi melarang mudik.

Aturan tersebut berkaitan dengan pengaturan transportasi umum dan syarat perjalanan.

Kemenhub juga berkordinasi koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian/Lembaga terkait, TNI/Plori, dan Pemerintah Daerah.

“Kemenhub akan mengawasi secara ketat, dengan meningkatkan segenap sumber daya, agar semua protokol diterapkan dengan disiplin dan konsisten baik oleh operator transportasi, maupun masyarakat calon penumpang," jelas Juru Bicara Kementerian Perhubungan dalam keterangan tertulisnya kepada media, Jumat (26/03).

"Dalam pengaturan dan pengawasan di lapangan, Kemenhub berkoordinasi intens dengan Polri,” tambah dia.

Adapun kabar larangan mudik ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy pada hari ini, Jumat (26/03). Menko mengatakan kebijakan larangan mudik ini mempertimbangkan risiko penularan covid-19 yang masih tinggi.

"Cuti bersama Idul Fitri satu hari ada, tapi tidak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bantuan sosial akan diberikan," kata Muhadjir.

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," ujar Muhadjir.

Kebijakan melarang mudik lebaran ini, menurut Muhadjir, diambil sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada 23 Maret 2021. (GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek