Politik
Sabtu 04 Juni 2022 16:37
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Baijuri Khotib. (FOTO: Dok-BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mendukung lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren (Ponpes), di kota berjuluk Ahlaqul Karimah ini.

Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib mengatakan, dengan adanya Perda Ponpes maka akan membuat pondok pesantren di Kota Tangerang semakin diakui eksistensinya.

"Saya mendukung (Perda) itu. Mengingat pemerintah juga sudah membuatkan Undang-Undangnya, yakni Perpres Nomor 82 Tahun 2021," kata dia ditemui di Gedung MUI.

Dengan pemerintah menerbitkan Perpres tersebut, kata dia, sudah sepantasnya daerah mengikuti, membuat turunanya (Perda).

"Agar peran pondok pesantren itu semakin maksimal. Ditengah-tengah masyarakat khususnya di bidang pendidikan," ujarnya.

Apalagi tagline Kota Tangerang itu Ahlaqul Karimah, maka salah satu ikhtiar untuk mewujudkan masyarakat Ahlaqul Karimah salah satunya adalah nilai-nilai keagamaan, sambung dia.

"Dan pesantren representasi dari nilai-nilai agama yang di dalamnya ada Ahlaqul Karimah," tegasnya.

Ia juga meminta kepada pihak lain untuk tidak khawatir terkait adanya wacana Perda ponpes di Kota Tangerang tersebut.

Menurut dia, wancana Perda ponpes ini sebenarnya sudah lama digagas, agar hak-hak pesantren di perjuangkan. "Kan tokoh-tokoh agama 90 persen dilahirkan dari pondok pesantren," cetus dia.

Dengan lahirnya Perda tersebut, lanjut dia, akan ada ruangan bagi pondok pesantren. Karena selama ini kalau pun ada, kata dia, itu masih nyantol di Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama.

"Tetapi secara khusus, hirarki keatas dari Undang-undang gak ada tentang pondok pesantren itu sendiri. Kalau pun ada di Kementrian Agama itu Direktur pondok pesantren," beber Baijuri.

Tapi kelemahanya itu cuma sekelas Direktur. Di bawah menteri ada Direktur yang mengatur tentang pondok pesantren, menurutnya lagi.

"Kaitan dengan bantuan fisik minim sekali, kebijakan-kebijakan vital juga sulit kalau sekelas Direktur," aku dia.

"Karena sudah ada Perpresnya, maka ini menjadi semacam kado-lah buat pondok pesantren. Tinggal pesantren terus berbenah hingga menjadi bagian mencerdaskan anak-anak kita," kyai Baijuri menutup.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo juga mendukung akan lahirnya Perda pondok pesantren di Kota Tangerang.

Dengan Perda itu, santriwan santriwati eksistensinya akan semakin diakui. Ruang mereka di pemerintahan Kota Tangerang semakin terbuka, menurut Bowo.

"Kita harus jujur, pondok pesantren ini lebih dulu hadir dari pada negara ini. Jadi pemerintah dan negara harus hadir," ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Senada disampaikan anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PKB, Tasril Jamal, ia mengatakan saat ini rencana  Perda Ponpes itu sudah masuk dalam Prolegda.

"Kita juga mendesak wali kota untuk merealisasikan menjadi Perda. Insya Allah tahun ini," kata dia kepada BantenExpres.

"PKB akan mengawal dan mendorong terus, kita akan fight!," Tasril menegaskan.

(ZIE/GUNG)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek