Politik
Kamis 18 Februari 2021 21:47
Ilustrasi - RT/RW adalah ujung tombak pelayanan bagi masyarakat. (FOTO: NET)
\"Share

BANTENEXPRES - Ketika ada yang maling, lapor RT/RW. Ketika ada banjir, lari ke RT/RW. Ketika ada yang hilang, lapor RT/RW.

Ketika ada yang berkelahi, lapor RT/RW. Ketika ada yang lahir, lapor RT/RW. Ketika ada yang meninggal, lapor ke RT/RW. Ketika ada warga yang menikah pun, perlu RT/RW.

Namun, kadang giliran diminta Iuran bayarnya pada macet, diminta sumbangan 17-an, Yatim piatu, dan acara-acar lain pada banyak seribu alasan.

Diajak kerja bakti pun pada malas keluar rumah banyak alasannya.

Kini giliran musim wabah pandemi Covid-19. Pemerintah berjanji manis di televisi, menyuruh semua warga di data RT/RW.

Jangan ada yang tertinggal, semuanya ngantri mendaftar ke RT/RW.

Rasa kantuk dan lelah memasukan data warga, sudah tidak dirasakan.

Semua dilakukan, demi kebahagiaan warga. Semua dilakukan demi ketentraman warga.

Tapi entah apa dikata, ketika janji manis para pemimpin jauh panggang daripada api.

Untaian harapan semua warga masyarakat hilang sudah, yang tinggal kekecewaan.

Saatnya RT/RW jadi makian warga. Saatnya RT/RW jadi tudingan waga. Saatnya RT/RW jadi fitnahan warga.

Kalaulah kerja RT/RW tidak disertai ketulusan. Kalaulah kerja RT/RW tidak disertai kecintaan, mungkin lebih baik menanggalkan jabatan, daripada di dera cacian warga.

Kadang ada yang bertanya, berapa RT/RW di gaji sehingga bebannya begitu berat.

Lewat tulisan ini, RT/RW hanya memohon. Tolong, jangan banyak berjanji apabila tidak ada bukti.

Tolong, jangan banyak cakap manis di televisi kalau akhirnya rakyat tersakiti.

Lebih baik sedikit bicara tapi banyak kerja nyata, daripada terus berbicara nggak ada apa-apanya.

Ingat, data rakyat bukan alat komoditi politik. Ingat, kesusahan warga jangan jadi alat pencitraan pribadi.

Biarkan warga kami yang sudah nyaman, jangan diusik dengan janji-janji.

Biarkan warga kami yang sudah biasa hidup dengan berbagai ujian, jangan ditambah lagi dengan iming-iming yang tak pasti.

Janganlah kekecewaan warga kami dengan berbagai kebijakan, ditambah lagi dengan kekecewaan yang lain.

Warga kami tidak banyak menuntut asal para pemimpin jangan banyak menyebar janji.

Salam hormat ,
Presiden Paguyuban RT/RW se-Indonesia

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek