Hukum_Kriminal
Senin 26 Oktober 2020 10:38
Tim Patroli Sepeda Satlantas Polres Metro Tangerang Kota membagikan masker kepada warga. (FOTO: Humas)
\"Share

BANTENEXPRES – Operasi Zebra 2020 mulai digelar Senin (26/10). Ada lima jenis pelanggaran yang menjadi prioritas sasaran penindakan dalam operasi yang akan berlangsung hingga 8 November mendatang.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan kelima pelanggaran prioritas itu adalah pengendara melawan arus, pengendara tidak memakai helm.

Kemudian pelanggaran terhadap stop line, pelanggaran sirene dan rotator, pengendara melintas di bahu jalan, khususnya jalan tol. 

"Ini adalah pelanggaran tematik yang menjadi prioritas utama untuk Operasi Zebra Jaya 2020," kata Sambodo kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (26/10).

Meski demikian, Sambodo menuturkan dalam operasi ini pihaknya lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif ketimbang tilang. 

BACA JUGA: Banten Kembali Perpanjang PSBB

"40 persen preemtif atau sifatnya edukasi, sosialisasi, 40 persen preventif atau pencegahan yang dilaksanakan dengan turjawali, yaitu pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, dan 20 persen penindakan dengan tilang dan sebagainya," jelas dia. 

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, pada operasi kali ini, polisi tidak akan melakukan razia secara berkerumun. Hal ini untuk menghindari penularan Covid-19.

"Tidak ada razia di titik tertentu seperti tahun sebelumnya. Kenapa? Karena dikhawatirkan ada kerumunan. Tetapi kami sifatnya hunting," kata dia.

Polisi akan lebih fokus memberikan sosialisasi dan pendidikan soal lalu lintas kepada masyarakat. Sambodo menuturkan sanksi hukum akan diberikan untuk pelanggaran yang sifatnya membahayakan pengguna kendaraan.

BACA JUGA: Polisi Ringkus 3 Admin Medsos Ajak Anak STM Rusuh Terkait Demo

Sementara itu, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dalam Operasi Zebra 2020 ini meluncurkan  Tim The 9 Bicycle Patrol.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Jamal Alam menerangkan, Tim Sepeda merupakan tim khusus yang salah satu tujuanya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

“The 9 Bicycle Patrol ini terdiri dari sembilan orang petugas Polantas, di pimpin oleh seorang Perwira dengan beranggotakan empat orang polisi laki-laki dan empat orang polisi wanita,” terang Jamal kepada awak media, di Tangerang, Senin (26/10).

The 9 Bicycle Patrol menggunakan sepeda sebagai sarana patroli. Hal ini dilakukan dengan harapan agar pelaksanaan patroli dapat menjangkau wilayah-wilayah peloksok kota sampai ke gang dan jalan-jalan sempit, sambung Jamal. (GUNG/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek